Lenza Nasional | Lenza Nasional | Profesional Membidik Fakta

Profesional Membidik Fakta

La Nyala Redam Gaduh Buku Merah Kapolri

Jendral Tito Tidak Perlu Mundur

0608

Surabaya, Lenzanasional.com – Viralnya buku merah yang diduga memuat aliran dana ke Kapolri Jenderal Tito Karnavian sempat membuat kegaduhan belakangan ini, membuat Ketua Umum Kadin Jawa timur La Nyalla Mahmud Mattalitti angkat bicara.

Calon senator DPD RI Dapil Jawa Timur tersebut meredam kegaduhan jelang Pilpres 2019 dengan menyampaikan kepada awak media, sebenarnya kasus itu adalah kasus lama.
Hal itu pernah diungkap pada tahun 2017, kasus tersebut bukan suatu masalah. Apabila ingin di buktikan seharusnya pada tahun 2017 itu, bukannya sekarang.

“Kalau sekarang diangkat lagi, mungkin gara-gara Pak Amien di periksa di Polda Metro Jaya,“ terang La Nyalla. Jumat sore (12/10) di Surabaya.

Informasi terbaru, santer terdengar kabar mundurnya Jenderal Tito yang sempat dibaca La Nyalla dimedia adalah langkah yang menurutnya tidak perlu.
Karena apa yang dikerjakan oleh Kapolri sudah pada jalur yang benar. Dan yang terpenting tidak menyalahi aturan.
Terkait buku merah, La Nyala menanyakan apakah sudah terbukti kebenarannya. Apabila terbukti tentu sudah dari dulu-dulu diangkat bukannya sekarang.

“Kalau menurut saya tidak pantaslah, kalau di angkat sekarang. Sebagai orang timur ngga perlu seperti itu. Apalagi hanya dilihat dari CCTV yang dirobek-robek, yang juga masih katanya. Jadi menurut saya tidak akan terbukti, itu kalau diteruskan,” beber La Nyala.

La Nyalla menambahkan, sebagai Ketua Umum Kadin yang menilai situasi ekonomi yang semakin membaik jangan sampai dibuat gaduh kembali. Jangan sampai Polri diadu domba dengan KPK.
La Nyalla melihat ada tanda-tanda ke arah tersebut, yang apabila diteruskan akan mengakibatkan Pilpres 2019 bisa menjadi Chaos dan bisa membatalkan semua.
KPK juga pasti tidak mungkin memeriksa, kalau hanya karena desakan ataupun omongan orang lain.

Ditanya soal dukungannya kepada paslon Pilpres mendatang, secara tegas La Nyalla mengatakan bahwa akan mendukung Jokowi-Ma’aruf Amin atau paslon no. 1.
Menurutnya Jokowi sudah membuktikan dengan kerja nyata. Besarnya hutang Indonesia yang selama ini digemborkan oleh pihak oposisi menurutnya tidak relevan. Karena hutang tersebut digunakan untuk pembangunan insfratruktur bukan di korupsi.

“Yang jelas saya mendukung pak Jokowi. Dan saya yakin, para kader saya pasti tidak akan mbalelo (membelot). Saya lihat yang dukung Prabowo itu berbalik dukung pak Jokowi. Sebagai founder La Nyalla Academia, saya sebagai La Nyalla mendukung Jokowi,“ tandas La Nyalla. (Red/LN)

Comments
Loading...

Network LNM Media Center


This site is protected by wp-copyrightpro.com