Lenza Nasional | Lenza Nasional | Profesional Membidik Fakta

Profesional Membidik Fakta

Lapas Pamekasan Antisipasi Lonjakan Pengunjung, Hingga Larangan Barang Bawaan Kemasan Ke Lapas Sustik

0387

Pamekasan,LenzaNasional.com – Panas yang menyengat tidak menyurutkan semangat para pengunjung hari kedua Lebaran di Lapas Kelas IIA Pamekasan. Hal ini nampak dari raut wajah mereka yang tampak antusias mengantre di depan pintu utama Lapas.

Seperti Harianto (55th) yang merupakan ayah dari salah satu Warga Binaan (Budi) yang berasal dari Surabaya, mengatakan bahwa dia bersama keluarganya berangkat dari Surabaya pukul 05.00 untuk membesuk putranya, dengan membawa makanan kesukaan putranya yaitu Nasi Pecel, Harianto ikhlas melakukan perjalanan jauh demi melihat dari dekat putra semata wayangnya.

Kepala Lapas Kelas IIA Pamekasan Latief Safiudin mengatakan bahwa, jumlah kunjungan hari ini sedikit menurun dibanding hari pertama lebaran, diakui beliau bahwa pada hari pertama lebaran lonjakan pengunjung sangat signifikan, tercatat 643 pada sesi pagi dan 572 pada sesi siang, untuk hari ini di dua sesi baik pagi maupun siang belum mencapai 70% dibanding hari pertama.

“Hampir 70 petugas dikerahkan untuk membantu layanan kunjungan dan pengamanan di dalam maupun di luar Lapas, termasuk 30 tenaga baru (CASN) yang sudah membntu semenjak awal,” kata Latief, Sabtu (16/6/18).

Selain itu, Kasubag Humas Kanwil Kemenkumham Jatim, Ishadi Maja Prayitno menjelaskan bahwa,, Lapas Pamekasan telah mempersiapkan secara matang Layanan Kunjungan pada hari lebaran, disamping telah melakukan simulasi untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung, pihak Lapas juga telah mempersiapkan panggung hiburan untuk memberikan sedikit hiburan kepada para pengunjung.

“Band itu sendiri beranggotakan WBP yang memiliki bakat bermain musik,” jelas Ishadi saat meninjau langsung kegiatan di Lapas Pamekasan.

Sementara itu, meski jumlah kunjungan tidak sebanyak Lapas/ Rutan lainnya, Lapas Khusus Narkotika (Sustik) Kelas IIA Pamekasan tetap melakukan pengamanan ekstra. Tidak mau kecolongan, pengunjung dilarang mambawa makanan dalam kemasan. Solusinya, makanan kemasan harus dibuka dan diganti dengan kantong plastik yang disediakan Lapas.

Kepala Lapas Sustik Pamekasan Hernowo Sugiastanto mengatakan bahwa, alasan kunjungan yang tidak terlalu berjubel karena jumlah penghuni yang lebih sedikit. Lapas Sustik Pamekasan memang tidak sepadat Lapas/ Rutan lainnya.

“Meski ada peningkatan penghuni dibandingkan tahun lalu sekitar 300 penghuni,” ujar Hernowo, Sabtu (16/6).

Menurut Hernowo, seluruh barang bawaan diperiksa seksama. Bahkan, barang bawaan berbentuk produk kemasan dibuka dan dipindah ke plastik kemasan yang disediakan oleh pihak Lapas.

“Antisipasi memang harus dilakukan sampai hal yang sepele, mengingat disini adalah tempat WBP dengan kasus narkotika,” tuturnya.

Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) Mukaffi juga menambahkan, pengamanan malah ditingkatkan. Sebanyak 18 tenaga pengamanan dibantu beberapa pegawai administratif dikerahkan. Merek bertugas mengamankan sekitar 387 keluarga WBP yang berkunjung di hari pertama lebaran kemarin.

“Hari ini diprediksi lebih banyak, mengingat masih dalam momen lebaran,” terang Mukaffi

Dijelaskan, salah satu yang menjadi perhatian tim pengamanan adalah di bagian penggeledahan pengunjung. Tahun ini, ada pergantian stempel dari tahun lalu.

“Tujuannya untuk mengantisipasi terjadinya kecurangan pengunjung,” tandasnya. (Phank).

Comments
Loading...

Network LNM Media Center


This site is protected by wp-copyrightpro.com