Penjaringan Calon Ketua Muaythai Indonesia -Jatim Mengerucut Satu Calon Tunggal

0 32

Surabaya, Lenzanasional.com Musyawarah Provinsi (Musprov) Muaythai Indonesia – IM – Jawa Timur (Jatim) diperkirakan akan berlangsung cepat. Pasalnya, Bursa Calon Ketua Pengprov MI Jatim periode 2022-2026 hanya di isi satu orang. Calon Tunggal tersebut, adalah Baso Juherman.

Mantan Ketua Pengcab MI Kota Surabaya itu, bakal melangkah mulus menduduki kursi Ketua Pengprov MI Jatim. Sebab, hingga penutupan pendaftaran Calon Ketua, Senin (26/9/2022) kemarin, tidak ada Calon lain yang maju dan bertarung melawan Baso.

“Pendaftaran bakal Calon Ketua ditutup kemarin. Calonnya hanya Baso. Dia calon tunggal,” kata ketua Penjaringan dan Penyaringan calon ketua pengprov MI Jatim, HM Gasman Gazali didampingi Sekretaris Wahyu Tri Hartanto dan Plt Sekretaris pengprov MI Jatim, Soldier of Fortuna kepada wartawan di Surabaya, Selasa (27/9/2022).

Musprov MI Jatim akan digelar di Gedung Kadin Jatim, Rabu (28/9/2022). Agenda utamanya yaitu, pemilihan Ketua Pengprov MI Jatim masa bakti 2022 – 2026. Ketua terpilih nantinya akan menggantikan Ketua lama, Santoso Tejo yang sudah habis sejak 2021 lalu.

Sayangnya, jabatan Ketua Pengprov MI Jatim kurang diminati oleh tokoh salah satu Olahraga Bela Diri ini. Alhasil, hanya satu Calon saja yang bertarung tanpa perlawanan dari Calon lain. Sebagai Calon Tunggal, Baso dinyatakan lolos oleh Tim Penjaringan dan Penyaringan.

Syarat-Syarat Calon Ketua sudah dipenuhi semua oleh Baso. Salah satunya adalah dukungan dari Pengcab MI se Jatim.

“Baso mendapat dukungan 24 Pengcab dari 38 Pengcab MI se Jatim. Jadi, Baso bakal melangkah mulus menjadi Ketua,” ujarnya.

Namun, pihaknya membantah minimnya Calon Ketua lantaran di tubuh Pengprov MI Jatim mengalami krisis kepemimpinan dan takut menghadapi Baso.“Bukan itu. MI ini kan Cabor Baru dan Kurang Populer. Sebaliknya, Baso punya pengalaman karena pernah menjabat Ketua Pengcab MI Surabaya,” ungkapnya.

Selain dukungan 24 Pengcab, Baso juga didukung PB MI. Ini dibutikan dengan Surat Rekomendasi PB MI kepada Baso. “Rekomendasi PB MI menjadi salah satu persyaratan maju sebagai Ketua,” tambah Wahyu.

Hingga kini, Pengprov MI Jatim baru memiliki 24 pengcab dari 38 Kabupaten dan atau Kota di Jatim. 14 pengcab yang belum terbentuk. Antara lain, Kab Pacitan, Ponorogo, Trenggalek, Bondowoso, Situbondo, Bangkalan, Sampang, Sumenep, Bojonegoro, Kota Madiun dan Kota Mojokerto. (Gus).

Comments
Loading...

This site is protected by wp-copyrightpro.com