Didampingi Kadisdik Jatim, Gubernur Khofifah Tinjau SPMB SMKN 1 Madiun, Pastikan Layanan Berjalan Transparan dan Akuntabel

MADIUN – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, didampingi Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Timur, Aries Agung Paewai, meninjau langsung pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMKN 1 Madiun, Jumat (5/6/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan penerimaan peserta didik baru berjalan sesuai ketentuan, transparan, dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Dalam peninjauan tersebut, Khofifah melihat secara langsung proses pelayanan informasi, administrasi pendaftaran, hingga kesiapan sekolah dalam memberikan pendampingan kepada calon peserta didik dan orang tua. Kehadiran orang nomor satu di Jawa Timur itu sekaligus menjadi bentuk komitmen pemerintah provinsi dalam menjaga kualitas layanan pendidikan yang mudah diakses dan bebas dari praktik yang tidak sesuai aturan.

Khofifah menegaskan bahwa proses SPMB harus dilaksanakan secara profesional, terbuka, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Pemerintah Provinsi Jawa Timur ingin memastikan seluruh proses SPMB berjalan dengan baik, transparan, dan memberikan rasa keadilan bagi seluruh calon peserta didik. Kami ingin masyarakat mendapatkan layanan terbaik serta informasi yang jelas di setiap tahapan pendaftaran,” ujar Khofifah.

Menurutnya, pengawasan langsung di lapangan menjadi langkah penting untuk memastikan sistem yang telah disiapkan dapat berjalan optimal. Selain itu, pemerintah juga ingin mendengar secara langsung berbagai masukan dari masyarakat maupun pihak sekolah guna meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan di Jawa Timur.

“Kami berharap seluruh proses berjalan lancar, tertib, dan akuntabel. Pendidikan adalah investasi masa depan, sehingga setiap anak harus mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengakses layanan pendidikan yang berkualitas,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan SPMB di berbagai daerah guna memastikan seluruh mekanisme berjalan sesuai regulasi yang telah ditetapkan.

“Dinas Pendidikan Jawa Timur berkomitmen memberikan layanan terbaik kepada masyarakat. Kami terus melakukan pendampingan dan pengawasan agar seluruh proses SPMB berlangsung transparan, akuntabel, dan memberikan kemudahan bagi calon peserta didik maupun orang tua,” kata Aries.

Ia menjelaskan bahwa sekolah-sekolah di Jawa Timur telah diminta untuk menyediakan pusat informasi dan layanan bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan pendampingan selama proses pendaftaran berlangsung.

“Seluruh satuan pendidikan harus memberikan pelayanan yang ramah, cepat, dan responsif. Kami ingin memastikan tidak ada kendala yang menghambat akses masyarakat terhadap layanan pendidikan,” ujarnya.

Peninjauan di SMKN 1 Madiun ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk terus meningkatkan mutu layanan pendidikan. Dengan pengawasan langsung dari Gubernur Jawa Timur dan Kadisdik Jatim, diharapkan pelaksanaan SPMB tahun 2026 dapat berlangsung optimal, transparan, serta memberikan kepercayaan yang lebih besar kepada masyarakat dalam proses penerimaan peserta didik baru.