Kadindik Jatim Dampingi Gubernur Khofifah Sambut 152 Murid ADEM Papua, Perkuat Semangat Persaudaraan di Jawa Timur

MALANG – Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, mendampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam kegiatan Pembekalan dan Serah Terima Murid Program Beasiswa Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) Papua Wilayah Jawa Timur Tahun 2026 yang digelar di Malang, Sabtu (11/7/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Eksekutif Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Velix Wanggai, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan sekaligus memperkuat persatuan bangsa melalui jalur pendidikan.

Sebanyak 152 murid Program ADEM Papua resmi diterima untuk menempuh pendidikan di berbagai sekolah menengah yang tersebar di 10 wilayah di Jawa Timur. Prosesi serah terima ditandai dengan penyerahan seragam sekolah secara simbolis kepada perwakilan siswa sebagai tanda dimulainya perjalanan pendidikan mereka di Bumi Majapahit.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Khofifah menyampaikan sambutan hangat kepada para peserta didik asal Papua. Ia menegaskan bahwa Jawa Timur siap menjadi rumah kedua bagi seluruh siswa selama menempuh pendidikan.

“Untuk anak-anakku, adik-adikku yang dari Papua, saya adalah mamak kalian selama kalian dididik di Jawa Timur. Sekolah yang baik, disiplin, dan teruslah menimba ilmu setinggi-tingginya,” pesan Khofifah.

Khofifah menekankan bahwa Program ADEM bukan sekadar memberikan kesempatan memperoleh pendidikan berkualitas, tetapi juga menjadi wadah memperkuat nilai-nilai kebangsaan, toleransi, serta semangat Bhinneka Tunggal Ika.

Menurutnya, interaksi para pelajar dari berbagai daerah akan membangun persaudaraan yang semakin erat sekaligus melahirkan generasi muda yang berkarakter, berprestasi, dan siap menjadi pemimpin masa depan bagi Papua maupun Indonesia.

Sementara itu, kehadiran Kadindik Jatim Aries Agung Paewai dalam kegiatan tersebut menegaskan komitmen Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur untuk memastikan seluruh peserta Program ADEM memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas, pendampingan, serta lingkungan belajar yang nyaman selama berada di Jawa Timur.

Aries mengatakan bahwa Program ADEM merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam memberikan kesempatan pendidikan yang setara bagi seluruh anak bangsa tanpa memandang latar belakang daerah asal.

“Jawa Timur menyambut adik-adik dari Papua dengan penuh rasa kekeluargaan. Kami ingin memastikan mereka mendapatkan layanan pendidikan yang berkualitas, lingkungan belajar yang aman dan nyaman, serta pendampingan yang optimal selama menempuh pendidikan di Jawa Timur,” ujar Aries.

Aries menambahkan, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur telah berkoordinasi dengan sekolah-sekolah penerima agar para peserta didik Program ADEM dapat beradaptasi dengan cepat, baik dari sisi akademik maupun kehidupan sosial di lingkungan sekolah.

“Kami berharap mereka tidak hanya meraih prestasi akademik, tetapi juga membangun karakter, memperluas wawasan kebangsaan, serta menjadi generasi penerus yang mampu membawa kemajuan bagi Papua dan Indonesia,” tambahnya.

Program ADEM selama ini menjadi salah satu bentuk afirmasi pemerintah dalam membuka akses pendidikan bagi putra-putri Papua melalui penempatan di sekolah-sekolah unggulan di berbagai daerah, termasuk Jawa Timur yang telah menjadi salah satu provinsi tujuan utama.

Dengan pembekalan sejak awal, para siswa diharapkan mampu beradaptasi dengan lingkungan baru, menghormati keberagaman budaya, serta fokus mengembangkan potensi akademik maupun karakter.

Melalui Program Beasiswa ADEM Papua 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menegaskan perannya sebagai provinsi yang terbuka, inklusif, dan berkomitmen mendukung pemerataan pendidikan nasional, sekaligus mempererat persaudaraan antardaerah dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.