9 Remaja Diduga Kelompok Gengster Hendak Tawuran Berhasil Diamankan Polisi

Polisi mengamankan sembilan remaja yang diduga dua kelompok anggota gengster hendak melakukan tawuran di Kota Surabaya.

Adapun 9 terduga itu, dari dua kelompok anggota gengster yakni, AR (19) warga Menur Pumpungan, FH (16) warga Kedung Tomas, AT (19) warga Pedoan Sawah, AB (16) warga Kedung Tomas, FT (18) warga Gunung Anyar Lor Surabaya, RB (18) warga Klampis Ngasem, SB (17) Rungkut, YM (16) Rangka, dan YN (17) Gunung Anyar.

Beraksi di 4 TKP, Spesialis Maling TV Hotel Reddoors Antarkota Akhirnya Ditangkap Polsek Genteng

Polsek Genteng Surabaya berhasil mengamankan 2 Pelaku pencurian spesialis TV Hotel Reddoors antarkota, keduanya bernama TGH (20) warga Jl Jagir Sidomukti Surabaya dan ADE (20) warga Pati Jawa Tengah.

Kedua pelaku melakukan aksinya dengan menggunakan Obeng, Tersangka TGH berperan melepas baut yang menempel pada bracket TV dan dinding, sedangkan ADE menopang TV ketika baut dilepaskan.

Hadiah timah panas, pelaku curanmor usai melawan dan beraksi di 13 TKP

Kapolsek Genteng KOMPOL BAYU HALIM NUGROHO,S.H.,S.I.K.,M.Si melalui humasnya mengatakan, aksi pencurian tersebut terjadi awal mulanya pada hari Selasa tanggal 4 Juni 2024 sekitar jam 17.00 WIB saat Korban FBL (29 th) warga Jl Ploso Surabaya memarkir sepeda motor merk Honda Beat th 2023 Warna Hitam No Pol L 4233 ACF miliknya dalam keadaan terkunci setir di samping warung penyetan Popeye Jl Lawang Seketeng 5/10 Surabaya kemudian korban masuk kedalam warung untuk pesan makanan, tidak sampai 5 menit korban keluar warung melihat sepeda motor miliknya tidak ada ditempatnya semula, Korban berusaha mencari dan bertanya kepada orang-orang disekitarnya namun motornya tetap tidak ditemukan, atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp 20.000.000,- selanjutnya korban melaporkan kejadian yg dialaminya ke Polsek Genteng.

Polisi Tegaskan Tak Terima Suap Soal Kasus Pernikahan Gadis 16 Tahun di Lumajang, Pemilik Akun Facebook Minta Maaf

Seorang wanita berinisial MS (21) asal Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Lumajang, Jawa Timur, menyampaikan permintaan maaf atas unggahannya di Facebook yang menuduh Polisi menerima suap Rp 70 juta dalam menangani kasus pernikahan gadis 16 tahun tanpa wali.

Permintaan maaf disampaikan langsung kepada Kapolres Lumajang AKBP Mohammad Zainul Rofik di Mapolres Lumajang pada hari Jumat (5/7/2024).

Pengiriman Ratusan Ribu Butir Okerbaya Berhasil Diungkap Polres Jember, 8 Tersangka Diamankan

Polres Jember Polda Jatim kembali berhasil membongkar transaksi 211 ribu butir obat keras berbahaya (Okerbaya) melalui jasa pengiriman ekspedisi.

Atas pengungkapan tersebut ada 8 orang yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran okerbaya yang turut diamankan.

Mereka berinisial DK, AFH, MW, AM, AW, CAW, RES dan JM. Tersangka diamankan di rumahnya dan juga kantor ekspedisi. 

Tersangka Perampokan Rumah Janda, Kedung Anyar Surabaya Berhasil Diamankan Polisi

Polisi membeberkan motif kasus perampokan di rumah seorang janda, benama Anis Suliana (50), yang dirampok oleh penghuni kos saat tidur jaga tokonya di Jalan Kedung Anyar Gang II, Surabaya.

Kompol Domingos De Fatima Ximenes Kapolsek Sawahan Polrestabes Surabaya mengatakan, dari peristiwa tersebut menyebabkan korban menderita lima tusukan benda tajam jenis pisau dapur.

Enam Remaja Kelompok Gangster Team Error Surabaya (TES) Berhasil Diamankan Tim Gabungan Polres Tanjung Perak 

Tim Gabungan Satsamapta dan Unit Jatanras Satuan Reserse Kriminal ( Satreskrim) Polres Pelabuhan Tanjung Perak mengamankan 6 remaja diwilayah Jalan Kalianak Barat Surabaya Jawa Timur.

“Mereka adalah MVA (14) warga Jalan Kalianak Surabaya, FQ (15) warga Jalan Tambak Asri Surabaya, ARPI (16) warga Jalan Kalianak Timur Surabaya, NAA (14) warga Jalan Kalianak Timur, DAR (16) warga Jalan Kalianak Barat dan MIU (15) warga Jalan Morokrembangan Surabaya.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.