Dindik Jatim dan Sevima Jajaki Kolaborasi Transformasi Digital Pendidikan di Jawa Timur

Surabaya – Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Jawa Timur terus memperkuat upaya transformasi digital di sektor pendidikan. Langkah tersebut ditandai dengan audiensi antara Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, bersama perwakilan Sevima yang berlangsung di Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Surabaya, pada 21 Juni 2026.

Pertemuan ini membahas berbagai peluang kerja sama strategis guna mempercepat implementasi transformasi digital pendidikan di sekolah-sekolah Jawa Timur. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas pembelajaran, tata kelola pendidikan yang lebih modern, serta kesiapan peserta didik menghadapi tantangan era digital.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menyambut baik berbagai inovasi yang ditawarkan untuk mendukung pengembangan ekosistem pendidikan berbasis teknologi. Menurutnya, digitalisasi pendidikan menjadi salah satu kebutuhan utama untuk meningkatkan efektivitas proses belajar mengajar sekaligus memperkuat kompetensi siswa di masa depan.

Dalam audiensi tersebut, salah satu topik yang menjadi perhatian adalah Program Beasiswa SEMESTA yang diinisiasi oleh Sevima. Program ini memberikan kesempatan kepada lulusan SMA dan SMK untuk melanjutkan pendidikan tinggi melalui berbagai program studi yang berfokus pada bidang teknologi, digitalisasi, dan pengembangan kompetensi masa depan.

Program beasiswa tersebut dinilai sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda. Selain membuka peluang melanjutkan studi, program ini juga mendorong lahirnya sumber daya manusia yang memiliki kemampuan adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri.

Tidak hanya membahas program beasiswa, pertemuan tersebut juga mengulas pemanfaatan platform pendidikan Sevima Parent Connect (PENA). Platform ini dirancang untuk mendukung proses digitalisasi sekolah melalui integrasi komunikasi antara sekolah, peserta didik, dan orang tua.

Penerapan platform digital seperti PENA dinilai dapat membantu sekolah dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan informasi pendidikan. Selain itu, sistem ini juga memungkinkan keterlibatan orang tua dalam memantau perkembangan akademik siswa secara lebih optimal dan berkelanjutan.

Pembahasan lain dalam audiensi mencakup implementasi metode pembelajaran mendalam (deep learning) yang berdampak pada peningkatan kualitas proses belajar. Metode ini diharapkan dapat mendorong peserta didik untuk memiliki kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, serta pemecahan masalah yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan pendidikan tinggi.

Selain itu, kedua pihak juga membicarakan strategi mempersiapkan siswa menuju dunia perkuliahan dan industri. Persiapan tersebut mencakup penguatan kompetensi digital, peningkatan literasi teknologi, serta pengembangan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja yang terus berkembang.

Melalui audiensi ini, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak dalam mempercepat transformasi digital pendidikan. Sinergi antara pemerintah dan sektor teknologi pendidikan diharapkan mampu menciptakan sistem pendidikan yang lebih inovatif, inklusif, dan berdaya saing, sehingga dapat menghasilkan generasi muda Jawa Timur yang siap menghadapi tantangan global di era digital.