Jelang TKA 2026, Kadindik Aries Paewai Minta Siswa SMA/SMK Jatim Jangan Cemas!

SURABAYA – Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Jawa Timur terus mendorong kesiapan murid SMA dan SMK dalam menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026. Tidak hanya melalui persiapan akademik dan teknis, penguatan mental siswa juga menjadi perhatian agar mereka mampu menjalani tes dengan tenang dan percaya diri.

Pesan tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, dalam kegiatan Tryout TKA SMA/SMK se-Jawa Timur Tahun 2026 pada Selasa (20/10). Melalui kegiatan ini, para murid diharapkan semakin siap menghadapi tahapan evaluasi akademik yang dijadwalkan mulai 26 Oktober mendatang.

Aries meminta para siswa tidak larut dalam kecemasan menjelang pelaksanaan TKA. Ia meyakini, persiapan yang dilakukan secara sungguh-sungguh akan membantu murid menghadapi soal dengan lebih baik.

“Semangat dan sukses anak-anakku menghadapi TKA. Jangan takut, jangan gelisah, hadapi TKA dengan tenang. Saya yakin anak-anakku pasti bisa,” pesan Aries.

Ia juga mengingatkan bahwa proses belajar dan latihan yang dijalani siswa merupakan bagian penting dari perjalanan menuju keberhasilan. Karena itu, para murid diminta terus belajar dengan sungguh-sungguh tanpa memberikan tekanan berlebihan kepada diri sendiri.

“Teruslah belajar dengan sungguh-sungguh, karena proses ini adalah bagian dari perjalanan menuju kesuksesan menghadapi soal sesungguhnya pada tanggal 26 mendatang,” lanjutnya.

Menurut Aries, kesiapan menghadapi TKA tidak cukup hanya dengan menguasai materi pelajaran. Kondisi fisik dan mental yang baik juga diperlukan agar siswa dapat berkonsentrasi saat mengerjakan soal.

Pesan tersebut sejalan dengan upaya Dindik Jatim yang sebelumnya mendorong sekolah melakukan simulasi untuk membiasakan murid mengenali pola dan karakter soal, sekaligus memastikan kesiapan perangkat pendukung pelaksanaan tes.

Persiapan TKA Jatim Capai 99,8 Persen

Sebelumnya, sejumlah media yang dihimpun Lenzanasional.com memberitakan bahwa persiapan pelaksanaan TKA di Jawa Timur telah mencapai 99,8 persen per 17 Oktober 2026.

Dalam pemberitaan tersebut, Aries Agung Paewai menyampaikan bahwa rangkaian simulasi, gladi kotor, dan gladi bersih telah dilakukan untuk memastikan kesiapan peserta didik maupun perangkat pendukung di sekolah.

Kendala teknis yang sempat muncul selama gladi, seperti gangguan jaringan dan listrik padam, juga disebut telah diantisipasi agar tidak menghambat pelaksanaan tes.

Data Dindik Jatim mencatat sebanyak 418.012 murid dari jenjang SMA, SMK, dan SLB mengikuti persiapan TKA. Mereka berasal dari 4.140 satuan pendidikan yang terdaftar mengikuti asesmen tersebut.

Angka itu menunjukkan besarnya partisipasi murid di Jawa Timur dalam mengikuti TKA. Meski demikian, kesiapan siswa tetap perlu ditunjang dengan pendampingan dari sekolah dan dukungan keluarga, terutama dalam menjaga kepercayaan diri menjelang hari pelaksanaan.

Siswa Diminta Tidak Terbebani

Aries sebelumnya juga menekankan pentingnya kesiapan mental dan fisik selain penguasaan materi akademik. Siswa diharapkan tidak menganggap TKA sebagai beban yang justru memicu kecemasan berlebihan.

Pendekatan tersebut penting agar murid dapat menjalani tes secara optimal. Persiapan yang baik perlu diimbangi dengan istirahat cukup, menjaga kesehatan, serta membangun pola pikir positif ketika menghadapi soal.

Melalui kegiatan tryout dan berbagai tahapan persiapan yang telah dijalankan, Dindik Jatim berharap murid SMA dan SMK semakin terbiasa menghadapi soal serta lebih percaya diri saat mengikuti TKA sesungguhnya.

Dengan persiapan yang matang, Aries optimistis para murid Jawa Timur mampu menghadapi tes dengan tenang, mengerahkan kemampuan terbaik, dan menjadikan pengalaman tersebut sebagai bagian dari proses belajar untuk meraih masa depan yang lebih baik.