Kadindik Jatim Tinjau Inovasi Kendaraan Listrik Karya Siswa SMK untuk Hardiknas 2026

Pendidikan45 Dilihat

Surabaya — Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, meninjau langsung kesiapan kendaraan listrik hasil karya siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang akan dipamerkan dalam rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 atau Hardiknas 2026.

Peninjauan tersebut dilakukan usai agenda pengecekan persiapan bazar hasil panen program SIKAP di Grahadi, Surabaya. Dalam kesempatan itu, Aries melihat secara langsung berbagai inovasi kendaraan listrik yang dirancang dan dikerjakan oleh siswa SMK dari sejumlah daerah di Jawa Timur.

Dengan penuh antusias, Aries berkeliling meninjau satu per satu kendaraan yang dipersiapkan untuk dipamerkan kepada masyarakat pada peringatan Hardiknas mendatang. Ia juga berdialog dengan para guru pendamping dan siswa mengenai proses produksi, teknologi yang digunakan, hingga tantangan yang dihadapi selama pengembangan kendaraan tersebut.

Menurut Aries, karya para siswa SMK membuktikan bahwa pendidikan vokasi di Jawa Timur terus berkembang dan mampu menghasilkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan industri masa depan, khususnya di bidang teknologi ramah lingkungan dan kendaraan listrik.

“Karya ini bukan hanya membanggakan, tetapi juga membuktikan bahwa siswa SMK kita mampu berinovasi dan bersaing di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat. Ini harus terus kita dorong, kita dukung, dan kita tampilkan dengan penuh percaya diri sebagai wajah pendidikan vokasi Jawa Timur yang unggul,” kata Aries Agung Paewai.

Ia menilai, kemampuan siswa dalam menciptakan kendaraan listrik menjadi indikator bahwa pendidikan vokasi tidak hanya fokus pada teori pembelajaran, tetapi juga pada praktik dan penguasaan keterampilan sesuai kebutuhan dunia kerja.

Aries menegaskan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Pendidikan akan terus memberikan dukungan terhadap pengembangan talenta siswa SMK, terutama dalam bidang teknologi, rekayasa, dan inovasi industri.

“Kami ingin anak-anak SMK di Jawa Timur memiliki ruang yang luas untuk berkreasi dan menunjukkan kemampuan terbaiknya. Pendidikan vokasi harus mampu melahirkan lulusan yang siap kerja, siap berwirausaha, bahkan mampu menciptakan inovasi yang berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain menjadi sarana pembelajaran, Aries menyebut pameran kendaraan listrik pada Hardiknas 2026 nantinya juga diharapkan menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi besar pendidikan vokasi Jawa Timur kepada masyarakat luas dan dunia industri.

Menurutnya, keterlibatan siswa dalam proyek inovasi seperti kendaraan listrik dapat meningkatkan rasa percaya diri, kemampuan kolaborasi, serta semangat untuk terus menciptakan karya yang bermanfaat.

“Melalui kegiatan seperti ini, siswa tidak hanya belajar membuat produk, tetapi juga belajar tentang tanggung jawab, kerja sama tim, dan bagaimana menghadirkan solusi teknologi yang berkelanjutan. Ini yang menjadi nilai penting dari pendidikan vokasi,” tutur Aries.

Ia juga mengapresiasi para guru dan tenaga pendidik yang selama ini terus mendampingi siswa dalam mengembangkan berbagai inovasi teknologi di lingkungan sekolah.

Aries berharap, karya-karya siswa SMK Jawa Timur dapat terus berkembang dan mampu bersaing hingga tingkat nasional maupun internasional. Menurutnya, kemajuan pendidikan vokasi menjadi salah satu kunci dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul di tengah perkembangan industri global yang semakin kompetitif.

Melalui peringatan Hardiknas 2026, Dinas Pendidikan Jawa Timur ingin menunjukkan bahwa siswa SMK tidak hanya mampu mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menciptakan inovasi masa depan yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *