Kadisdik Jatim Sosialisasikan SPMB 2026 Lewat Talkshow Radio Suara Surabaya, Tekankan Pentingnya Memahami Juknis dan Tahapan Pendaftaran

Surabaya – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Jawa Timur melakukan sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 melalui talkshow di Radio Suara Surabaya, Senin (2/6/2026).

Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman yang komprehensif kepada masyarakat mengenai petunjuk teknis (juknis), mekanisme, serta tahapan pelaksanaan SPMB 2026 agar proses penerimaan murid baru berjalan tertib, transparan, dan sesuai ketentuan.

Dalam talkshow tersebut, Kadisdik Jawa Timur menegaskan bahwa pemahaman masyarakat terhadap regulasi dan alur pendaftaran menjadi faktor penting untuk menghindari kesalahan selama proses seleksi berlangsung. Sosialisasi dilakukan sebagai bagian dari upaya Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dalam meningkatkan literasi informasi publik terkait kebijakan penerimaan peserta didik baru.

“Pemahaman yang baik mengenai petunjuk teknis, mekanisme, dan tahapan SPMB diharapkan mampu membantu masyarakat mengikuti proses penerimaan murid baru secara tepat, tertib, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan sosialisasi tersebut.

Melalui dialog interaktif yang dipandu penyiar Radio Suara Surabaya, berbagai aspek pelaksanaan SPMB 2026 dibahas secara rinci. Mulai dari jalur penerimaan, persyaratan administrasi, tahapan pendaftaran, proses verifikasi data, hingga jadwal pelaksanaan yang harus diperhatikan oleh calon peserta didik dan orang tua.

Kegiatan ini juga menjadi sarana komunikasi langsung antara pemerintah daerah dan masyarakat. Dengan memanfaatkan media radio yang memiliki jangkauan luas, informasi mengenai SPMB 2026 dapat diterima oleh masyarakat di berbagai wilayah Jawa Timur secara lebih cepat dan efektif.

Selain mengikuti talkshow, Kadisdik Jawa Timur juga melakukan diskusi bersama jajaran manajemen Radio Suara Surabaya dan sejumlah pihak terkait. Dalam suasana yang hangat dan penuh dialog, berbagai masukan mengenai strategi penyebarluasan informasi pendidikan dibahas guna memastikan masyarakat memperoleh informasi yang akurat dan mudah dipahami.

Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur menilai sosialisasi yang masif menjadi langkah penting dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan SPMB 2026. Sebab, setiap tahun antusiasme masyarakat terhadap proses penerimaan murid baru cukup tinggi sehingga diperlukan penyampaian informasi yang jelas dan terstruktur.

Melalui kegiatan ini, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur berharap seluruh calon peserta didik, orang tua, dan masyarakat dapat memahami setiap tahapan SPMB 2026 dengan baik. Dengan demikian, proses pendaftaran dapat berlangsung lancar, transparan, akuntabel, serta memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh peserta.

Sosialisasi melalui berbagai kanal informasi, baik media massa, media sosial, maupun forum tatap muka, akan terus dilakukan sebagai bentuk komitmen Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dalam memberikan pelayanan publik yang optimal di bidang pendidikan.

“Masyarakat bisa melihat detail informasi mengenai SPMB 2026 di media sosial Disdik Jatim. Karena kami terus memberikan informasi selengkap-lengkapnya agar siswa dan orang tua bisa mengetahui semua hal mengenai SPMB,” pungkas Aries.