Kadisdik Jawa Timur Dampingi Gubernur Khofifah Tinjau Pelaksanaan SPMB di SMAN 5 Surabaya

Surabaya – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, didampingi Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, melakukan peninjauan langsung pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMAN 5 Surabaya, Senin (2/6/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan penerimaan peserta didik baru berjalan optimal, tertib, transparan, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dalam peninjauan tersebut, Gubernur Khofifah dan rombongan melihat secara langsung proses pelayanan yang diberikan petugas kepada calon peserta didik dan orang tua. Mereka juga berdialog dengan panitia pelaksana serta masyarakat guna memperoleh masukan terkait pelaksanaan SPMB tahun ajaran baru.

Kehadiran Gubernur dan Kepala Dinas Pendidikan di lokasi menjadi bagian dari upaya pemerintah provinsi dalam memastikan layanan pendidikan berjalan sesuai prinsip akuntabilitas dan keterbukaan. Selain memantau kesiapan sarana dan prasarana, rombongan juga mengecek sistem pelayanan yang digunakan untuk mendukung kelancaran proses pendaftaran.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menegaskan bahwa monitoring lapangan dilakukan untuk memastikan masyarakat mendapatkan layanan yang cepat, mudah, dan transparan selama proses SPMB berlangsung.

“Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru berjalan optimal, tertib, transparan, dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Kami ingin seluruh proses berlangsung sesuai ketentuan sehingga kepercayaan masyarakat terhadap layanan pendidikan terus meningkat,” ujar Aries Agung Paewai.

Menurut Aries, Dinas Pendidikan Jawa Timur telah menyiapkan berbagai langkah pengawasan dan pendampingan guna meminimalkan kendala yang mungkin terjadi selama proses pendaftaran. Penguatan sistem pelayanan dilakukan baik melalui mekanisme digital maupun layanan langsung di sekolah-sekolah yang menjadi lokasi pelaksanaan SPMB.

“Kami terus melakukan pengawasan dan evaluasi secara berkala. Seluruh petugas kami minta memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat serta mengedepankan prinsip pelayanan publik yang profesional. Dengan demikian, proses penerimaan murid baru dapat berjalan lancar dan memberikan rasa keadilan bagi seluruh calon peserta didik,” katanya.

Lebih lanjut, Aries menekankan bahwa kualitas layanan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh sistem yang digunakan, tetapi juga oleh komitmen seluruh pihak dalam memberikan pelayanan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Monitoring secara langsung di lapangan menjadi bagian penting untuk mengetahui kondisi riil pelaksanaan SPMB. Dari hasil pemantauan ini, kami dapat segera melakukan perbaikan apabila ditemukan kendala sehingga kualitas layanan pendidikan di Jawa Timur terus meningkat,” tambahnya.

Sementara itu, Gubernur Khofifah mengapresiasi kesiapan panitia dan seluruh unsur yang terlibat dalam pelaksanaan SPMB. Ia berharap proses penerimaan murid baru dapat berlangsung lancar hingga seluruh tahapan selesai serta mampu memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh calon peserta didik.

Melalui peninjauan tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan pendidikan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat, sekaligus mendukung terwujudnya sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.