Kadisdik Jatim Aries Agung Paewai Kunjungi Asrama SLBN 1 Sambiroto, Beri Motivasi dan Sepatu Baru untuk Murid Disabilitas

NGAWI – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menunjukkan kepeduliannya terhadap pendidikan inklusif dengan mengunjungi Asrama SLBN 1 Sambiroto, Kamis (4/6/2026), Kabupaten Ngawi. Dalam kunjungan kerja tersebut, Aries berdialog langsung dengan para murid disabilitas yang tinggal dan menempuh pendidikan di lingkungan asrama sekolah.

Kunjungan yang berlangsung hangat itu tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga bentuk perhatian nyata terhadap kondisi para peserta didik berkebutuhan khusus. Aries meninjau sejumlah fasilitas asrama, berinteraksi dengan para siswa, serta mendengarkan berbagai cerita dan pengalaman mereka selama menjalani pendidikan.

Dalam kesempatan tersebut, Kadisdik Jatim juga memberikan dukungan moral kepada para murid dengan menyerahkan bantuan berupa sepatu sekolah baru. Bantuan itu diberikan kepada siswa yang tinggal di asrama sebagai bentuk motivasi agar mereka semakin semangat dalam belajar dan meraih cita-cita.

Aries mengatakan bahwa setiap anak memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas, termasuk anak-anak penyandang disabilitas. Karena itu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Pendidikan terus berupaya menghadirkan layanan pendidikan yang inklusif, ramah, dan memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh peserta didik.

“Saya sangat mengapresiasi semangat anak-anak di SLBN 1 Sambiroto. Keterbatasan yang dimiliki tidak pernah menjadi penghalang bagi mereka untuk terus belajar dan berprestasi. Kehadiran kami di sini untuk memberikan dukungan sekaligus memastikan bahwa mereka mendapatkan layanan pendidikan yang terbaik,” ujar Aries Agung Paewai.

Menurutnya, pendidikan tidak hanya berfokus pada proses belajar mengajar di kelas, tetapi juga mencakup pembinaan karakter, kemandirian, dan penguatan mental peserta didik. Oleh sebab itu, keberadaan asrama menjadi salah satu sarana penting dalam mendukung tumbuh kembang siswa berkebutuhan khusus.

Aries menambahkan, perhatian terhadap kebutuhan dasar siswa juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan mendukung perkembangan mereka.

“Sepatu baru yang kami berikan mungkin sederhana, tetapi kami berharap bisa menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk terus melangkah mengejar mimpi. Saya ingin mereka percaya bahwa masa depan yang cerah terbuka bagi siapa saja yang memiliki kemauan dan semangat untuk belajar,” katanya.

Kunjungan tersebut disambut antusias oleh para guru dan pengelola asrama. Dialog yang berlangsung secara langsung memberikan kesempatan bagi para siswa untuk menyampaikan berbagai pengalaman serta harapan mereka terkait pendidikan dan kehidupan di asrama.

Melalui kegiatan ini, Dinas Pendidikan Jawa Timur kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat pendidikan inklusif dan memastikan seluruh anak, termasuk penyandang disabilitas, mendapatkan perhatian, pendampingan, serta kesempatan yang sama untuk berkembang dan meraih prestasi.

Dukungan moral yang diberikan diharapkan mampu menumbuhkan rasa percaya diri sekaligus menjadi motivasi bagi para murid untuk terus melangkah menuju masa depan yang lebih baik.