Pemprov Jatim Raih Dua Rekor MURI, Pendidikan Antikorupsi Dinas Pendidikan Jatim Jangkau Pelajar Terbanyak

SURABAYA – Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih dua penghargaan dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI). Penghargaan tersebut diberikan atas penyelenggaraan edukasi antikorupsi secara hybrid kepada pelajar terbanyak serta pembagian tumbler terbanyak dalam kurun waktu satu tahun.

Capaian tersebut menjadi pengakuan atas komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur, khususnya Dinas Pendidikan Jawa Timur, dalam mengintegrasikan pendidikan karakter ke dalam dunia pendidikan. Tidak hanya berorientasi pada peningkatan mutu akademik, Dinas Pendidikan Jatim juga terus memperkuat pembentukan karakter peserta didik melalui pendidikan antikorupsi dan kepedulian terhadap lingkungan.

Program edukasi antikorupsi yang digelar secara hybrid berhasil menjangkau pelajar dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur. Melalui kegiatan tersebut, para siswa memperoleh pemahaman mengenai nilai-nilai integritas, kejujuran, tanggung jawab, serta pentingnya menolak segala bentuk praktik korupsi sejak usia dini.

Pendidikan antikorupsi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun budaya integritas di lingkungan sekolah. Dinas Pendidikan Jawa Timur menilai penanaman nilai kejujuran sejak bangku sekolah merupakan fondasi penting dalam mencetak generasi yang memiliki karakter kuat dan mampu menjadi agen perubahan di masa depan.

Selain mencatatkan rekor dalam edukasi antikorupsi, Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga menerima penghargaan MURI atas pembagian tumbler terbanyak kepada pelajar dalam satu tahun. Program ini merupakan bagian dari kampanye pengurangan penggunaan plastik sekali pakai di lingkungan pendidikan.

Melalui pembagian tumbler, para siswa didorong untuk menerapkan gaya hidup ramah lingkungan dengan membiasakan penggunaan wadah minum yang dapat dipakai berulang kali. Langkah tersebut sekaligus menjadi implementasi pendidikan karakter yang mengajarkan tanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan.

Keberhasilan meraih dua penghargaan MURI ini semakin mempertegas posisi Jawa Timur sebagai salah satu daerah yang konsisten menghadirkan inovasi di bidang pendidikan. Dinas Pendidikan Jawa Timur tidak hanya fokus pada peningkatan kompetensi akademik, tetapi juga mengembangkan ekosistem pendidikan yang menanamkan nilai integritas, disiplin, kepedulian sosial, dan kecintaan terhadap lingkungan.

Sinergi antara pendidikan antikorupsi dan gerakan peduli lingkungan diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter jujur, berintegritas, serta berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan. Dengan demikian, penghargaan MURI yang diraih menjadi bukti bahwa inovasi pendidikan di Jawa Timur memberikan dampak nyata dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas dan berkarakter menuju Indonesia yang lebih maju.