Gubernur Khofifah Didampingi Kadindik Jatim Perkuat Sinergi dengan KAHMI untuk Dukung Pembangunan SDM dan Pendidikan

SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa didampingi Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menerima audiensi jajaran Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (1/7/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan organisasi kemasyarakatan dalam mendukung pembangunan, khususnya di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM).

Audiensi yang berlangsung dalam suasana hangat itu dihadiri jajaran pengurus KAHMI Jawa Timur bersama sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Pertemuan membahas berbagai peluang kolaborasi dalam mendukung program pembangunan daerah melalui penguatan kualitas pendidikan, peningkatan kapasitas SDM, hingga pemberdayaan masyarakat.

Gubernur Khofifah menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Organisasi seperti KAHMI dinilai memiliki jaringan intelektual dan sumber daya manusia yang dapat menjadi mitra strategis dalam mendukung berbagai program pemerintah.

Komitmen tersebut sejalan dengan pandangan Khofifah mengenai pentingnya menyiapkan generasi unggul yang mampu menghadapi tantangan global.

“Perubahan zaman bergerak begitu cepat dan menghadirkan berbagai tantangan baru. Dalam situasi seperti ini kita membutuhkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki karakter kuat, integritas, dan fondasi moral yang kokoh,” ujar Khofifah dalam kesempatan terpisah mengenai penguatan kualitas SDM.

Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia harus menjadi prioritas utama karena menjadi fondasi bagi daya saing daerah maupun bangsa di masa depan. Oleh sebab itu, sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, organisasi kemasyarakatan, perguruan tinggi, dan masyarakat perlu terus diperkuat.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai yang turut mendampingi Gubernur dalam audiensi tersebut menyampaikan bahwa Dinas Pendidikan selalu membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mempercepat transformasi pendidikan di Jawa Timur.

Kerja sama dengan organisasi kemasyarakatan maupun lembaga pendidikan diharapkan mampu memperkuat berbagai program strategis, mulai dari peningkatan kompetensi guru, penguatan literasi, pendidikan karakter, hingga peningkatan kualitas lulusan agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

Aries menegaskan bahwa pelayanan pendidikan harus terus ditingkatkan dengan mengedepankan semangat kolaborasi.

“Seluruh satuan pendidikan telah kami minta untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Jika ada kendala yang dihadapi calon peserta didik maupun orang tua, sekolah harus siap memberikan solusi dan pendampingan,” kata Aries Agung Paewai dalam kesempatan sebelumnya.

Ia juga menilai penguatan jejaring kemitraan menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Jawa Timur.

“Sinergi dengan berbagai lembaga menjadi langkah strategis dalam memperkuat kualitas pendidikan di Jawa Timur, sekaligus memberikan kesempatan lebih luas bagi peserta didik untuk mengakses pengalaman belajar yang semakin berkualitas,” ujarnya.

Sementara itu, jajaran KAHMI menyambut baik ajakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk memperkuat kolaborasi. Sebagai organisasi yang beranggotakan para alumni Himpunan Mahasiswa Islam, KAHMI menyatakan siap memberikan kontribusi pemikiran, pengalaman, dan jejaring yang dimiliki guna mendukung berbagai program pembangunan daerah.

Pertemuan di Grahadi ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen mempererat hubungan kelembagaan antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan KAHMI. Diharapkan, sinergi yang telah terjalin dapat diwujudkan dalam berbagai program konkret yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas pendidikan, pembangunan SDM unggul, dan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur menuju Indonesia Emas 2045.