IMI Surabaya Buka “Open Call” Pembalap, Ajak Penghobi Otomotif Surabaya Masuk Jalur Balap Prestasi

0 10

Surabaya – Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Surabaya resmi membuka program Open Call sebagai panggilan terbuka bagi warga Kota Surabaya yang memiliki minat dan hobi di dunia otomotif, khususnya balap motor. Program ini menjadi langkah strategis IMI Surabaya untuk menyapa langsung masyarakat sekaligus membuka akses pembinaan balap motor secara resmi, terarah, dan berkelanjutan.

Ketua IMI Kota Surabaya, Samsurin, menegaskan bahwa Open Call dihadirkan untuk menjawab keterbatasan informasi serta minimnya ruang pembinaan yang selama ini dirasakan oleh para pecinta balap motor, terutama kalangan muda.
“Open Call ini kami buka seluas-luasnya bagi arek-arek Suroboyo yang punya minat dan bakat balap motor, namun belum tahu harus ke mana menyalurkannya,” ujar Samsurin Minggu (4/1/2026).

Program Open Call dirancang melalui tiga tahap pembinaan yang akan berlangsung selama 1 tahun 3 bulan, sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Tahun 2027 yang akan digelar di Kota Surabaya.

Tahap pertama meliputi seleksi umum dan sekolah balap. Tahap kedua difokuskan pada pelatihan fisik, pengenalan sirkuit, pendataan pegiat otomotif hasil seleksi, serta pelaksanaan try in dan try out. Sementara tahap ketiga mencakup sparring partner bersama atlet Puslatcab balap motor, disertai sistem promosi dan degradasi.

Melalui program ini, peserta terpilih akan mengikuti pendidikan sebagai siswa sekolah calon atlet balap motor. Mereka akan dibekali teknik dan keterampilan balap motor secara aman dan profesional oleh pembalap berprestasi serta instruktur berpengalaman.

Samsurin menambahkan, Open Call juga menjadi sarana penyelarasan program pembinaan antara IMI Surabaya, para profesional balap, dan pemerintah daerah, dengan tetap mengedepankan standar operasional prosedur (SOP) keselamatan.
“Kami ingin pembinaan ini terukur, aman, dan berorientasi prestasi, bukan sekadar menyalurkan hobi,” tegasnya.

Program Open Call terbuka bagi seluruh warga Kota Surabaya yang memenuhi persyaratan dan lolos seleksi. Peserta yang terpilih akan diarahkan ke jenjang pembinaan berkelanjutan, sehingga diharapkan mampu mengalihkan praktik balap liar ke jalur balap resmi dan berprestasi.

IMI Surabaya juga secara khusus mengajak para pelaku balap liar untuk bergabung dalam pembinaan resmi. Pendataan akan dilakukan sebagai bagian dari penyusunan basis data pegiat otomotif di Surabaya.

“Basis data ini penting bagi kami untuk menentukan arah pembinaan ke depan, dan juga penting bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan, apalagi Surabaya memiliki aset sirkuit yang harus dimanfaatkan secara maksimal,” tambah Samsurin.

Program Open Call mendapat dukungan luas dari berbagai pihak. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memberikan apresiasi karena program ini sejalan dengan kebijakan Pemerintah Kota Surabaya dalam pembinaan pegiat otomotif dan penanganan balap liar. Ketua KONI Surabaya Arderio Hukum juga menyampaikan dukungannya, disusul Kepala Disporapar Surabaya M. Dayat yang menyambut baik langkah pembinaan atlet balap motor sejak dini.

Dukungan serupa datang dari Kepala Satpol PP, Dinas Perhubungan, BPBD Kota Surabaya, serta Asisten I Pemkot Surabaya M. Fikser, yang juga menjabat sebagai Pembina IMI Kota Surabaya. Seluruh pihak menilai program Open Call sebagai langkah positif dalam menciptakan ekosistem balap motor yang aman, terukur, dan berprestasi.

IMI Surabaya berharap program Open Call mampu memperkuat kontribusi Kota Surabaya dalam kancah balap nasional hingga internasional. Pihaknya pun menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya program tersebut.

Comments
Loading...

This site is protected by wp-copyrightpro.com