Kadindik Jatim Dorong Peningkatan Kompetensi Guru Cyber Security untuk Hadapi Transformasi Digital

Pendidikan66 Dilihat

Malang – Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Jawa Timur, Aries Agung Paewai, memberikan pengarahan dalam kegiatan peningkatan kompetensi guru mata pelajaran Produktif Cyber Security di Kota Malang, Selasa (6/5/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas pendidikan vokasi di bidang keamanan siber seiring pesatnya perkembangan transformasi digital.

Dalam arahannya, Aries menegaskan bahwa cyber security merupakan bidang strategis yang akan terus berkembang dan dibutuhkan di berbagai sektor industri. Karena itu, peran guru dinilai sangat penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan berkarakter.

“Dunia cyber security bukanlah ilmu yang akan tergusur oleh waktu. Sebagai ujung tombak pada keilmuan ini, mari jadi seorang mentor, teman diskusi, sekaligus pengantar murid pada dunia industri,” ujar Aries Agung Paewai.

Ia menilai, guru produktif cyber security harus terus meningkatkan kemampuan dan memperbarui wawasan agar mampu mengikuti perkembangan teknologi yang bergerak cepat. Menurutnya, guru tidak hanya bertugas menyampaikan materi pembelajaran, tetapi juga menjadi fasilitator yang mampu membangun pola pikir adaptif bagi peserta didik.

Aries juga mendorong para guru untuk membentuk lulusan yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi memiliki integritas dan etika dalam menjaga keamanan sistem digital.

“Saya yakin, kalian mampu membentuk lulusan yang nantinya benar-benar menjaga sistem dan menguasai system cyber security dari sisi positifnya,” katanya.

Kegiatan peningkatan kompetensi tersebut diikuti para guru mata pelajaran produktif cyber security dari berbagai sekolah di Jawa Timur. Para peserta mendapatkan penguatan materi terkait perkembangan teknologi keamanan siber, tantangan dunia industri, hingga strategi pembelajaran berbasis kebutuhan industri digital.

Menurut Aries, penguatan kompetensi guru menjadi langkah penting untuk menyiapkan generasi muda yang siap bersaing di era global.

Terlebih, kebutuhan tenaga kerja di bidang keamanan siber terus meningkat seiring berkembangnya digitalisasi di berbagai sektor.

Ia berharap, melalui pelatihan dan penguatan kompetensi ini, guru-guru di Jawa Timur mampu mencetak lulusan yang siap kerja, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta memiliki karakter kuat dalam menghadapi tantangan dunia digital.

“Komitmen ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam menyiapkan generasi masa depan yang siap menghadapi tantangan global dengan kompetensi dan karakter yang kuat,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *