Kadindik Jatim Tekankan Budaya Bersih di SMAN 1 Boyolangu, Dorong Disiplin dan Kenyamanan Belajar
Tulungagung – Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Jawa Timur memberikan arahan langsung kepada para guru di SMAN 1 Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, untuk memperkuat kesadaran menjaga kebersihan lingkungan sekolah, Selasa (1/4/2026). Langkah ini dinilai penting sebagai bagian dari upaya menciptakan suasana belajar yang nyaman, sehat, dan berkarakter.
Dalam arahannya, Kadindik Jatim menegaskan bahwa budaya bersih harus dimulai dari kesadaran individu, baik siswa maupun tenaga pendidik. Menurutnya, kebersihan bukan sekadar rutinitas, melainkan nilai yang perlu ditanamkan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah.

“Kebersihan harus dimulai dari diri masing-masing, kemudian ditularkan dan dibiasakan kepada seluruh warga sekolah. Jika ini dilakukan secara konsisten, maka akan terbentuk budaya yang kuat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, lingkungan sekolah yang bersih dan tertata tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga mampu meningkatkan semangat belajar siswa. Selain itu, kondisi tersebut turut mencerminkan karakter disiplin dan tanggung jawab seluruh warga sekolah.

Kadindik Jatim juga mengajak para guru untuk menjadi teladan dalam menjaga kebersihan. Peran guru dinilai sangat strategis dalam membentuk kebiasaan positif siswa, termasuk dalam hal menjaga lingkungan.
“Guru harus menjadi contoh. Ketika guru peduli terhadap kebersihan, siswa akan mengikuti. Dari sinilah karakter disiplin itu terbentuk,” tambahnya.

Arahan ini disambut positif oleh para guru SMAN 1 Boyolangu. Mereka menilai, penguatan budaya bersih menjadi salah satu kunci dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang ideal dan mendukung proses pembelajaran yang optimal.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Dinas Pendidikan Jawa Timur dalam meningkatkan kualitas pendidikan, tidak hanya dari aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter siswa. Lingkungan yang bersih dan nyaman diyakini mampu mendorong terciptanya generasi yang sehat, produktif, dan berdaya saing.
Selain memberikan arahan, Kadindik Jatim juga meninjau langsung kondisi lingkungan sekolah serta berinteraksi dengan para guru dan siswa. Ia berharap, upaya ini dapat terus berkelanjutan dan menjadi budaya yang melekat di setiap satuan pendidikan di Jawa Timur.
Dengan adanya penguatan kesadaran kebersihan ini, SMAN 1 Boyolangu diharapkan dapat menjadi contoh bagi sekolah lain dalam membangun lingkungan belajar yang berkualitas, sekaligus menanamkan nilai-nilai disiplin sejak dini kepada peserta didik.
