Kadindik Jatim Tinjau Program SIKAP di Cabdin Pendidikan Wilayah Banyuwangi

0 1

Banyuwangi — Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, meninjau langsung pelaksanaan Program Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan (SIKAP) di Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Banyuwangi, Kamis (26/2/2026). Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen Dinas Pendidikan Jawa Timur dalam memperluas implementasi program ketahanan pangan hingga ke unit layanan pendidikan.

Dalam peninjauan tersebut, Aries Agung Paewai melihat secara langsung pemanfaatan lahan kosong yang disulap menjadi laboratorium hidup. Berbagai komoditas pangan ditanam dan dirawat secara kolaboratif oleh pegawai cabang dinas, mulai dari sayuran hortikultura hingga tanaman buah seperti durian, petai, dan duku. Program ini sebelumnya telah masif diterapkan di sekolah-sekolah, dan kini diperluas ke lingkungan kerja kantor layanan pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai saat memanen durian di lahan kosong yang dimanfaatkan oleh Kantor Cabang Dinas Pendidikan Banyuwangi. (Foto: Dindik Jatim)

 

Menurut Aries, gerakan ketahanan pangan tidak boleh berhenti pada tataran kebijakan semata, tetapi harus diwujudkan dalam praktik nyata dan berkelanjutan. “Gerakan ketahanan pangan ini harus menjadi budaya bersama. Bukan hanya di sekolah, tetapi juga di kantor pelayanan pendidikan di seluruh Jawa Timur. Dari sini kita belajar tentang konsistensi, kemandirian, dan tanggung jawab terhadap lingkungan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kehadiran laboratorium hidup di lingkungan kerja memiliki nilai edukatif yang kuat. Selain sebagai upaya penghijauan, program ini juga menjadi sarana pembelajaran kontekstual tentang keberlanjutan, efisiensi, dan keteladanan. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat ditransfer kepada satuan pendidikan di bawah binaan masing-masing cabang dinas.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Banyuwangi menyampaikan bahwa Program SIKAP mendapat respons positif dari pegawai dan mitra pendidikan.

Aktivitas penanaman dan perawatan dilakukan secara rutin dan terjadwal, sehingga hasilnya dapat dimanfaatkan bersama. Selain meningkatkan kepedulian lingkungan, program ini juga memperkuat semangat kebersamaan di lingkungan kerja.

Program ketahanan pangan yang dikembangkan Dinas Pendidikan Jawa Timur sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat kemandirian pangan dan edukasi berkelanjutan. Dengan melibatkan sekolah dan unit layanan pendidikan, program ini diharapkan mampu menanamkan kesadaran sejak dini tentang pentingnya menjaga lingkungan dan memanfaatkan sumber daya secara optimal.

Kadindij Jatim Aries Agung Paewai melihat langsung budidaya ikan di sekitar lahan yang dimanfaatkan secara kolaboratif oleh pegawai Kantor Cabdin Banyuwangi. (Foto: Dindik Jatim)

 

Melalui peninjauan ini, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk terus mendorong inovasi di bidang pendidikan, tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga dalam pembentukan karakter, kepedulian sosial, dan tanggung jawab terhadap lingkungan. Program SIKAP diharapkan menjadi contoh praktik baik yang dapat direplikasi di seluruh wilayah Jawa Timur.

Comments
Loading...

This site is protected by wp-copyrightpro.com