Pelatihan Ketrampilan Strategi Meningkatkan Skill Gerak Dasar Siswa Lewat Permainan

0 33

LAMONGAN,Lenzanasional.com -Keterampilan Gerak Dasar peserta didik harus terus ditingkatkan, salah satunya bisa dengan menerapkan Strategi permainan kecil.

Strategi inilah yang diberikan Tim Dosen Jurusan Pendidikan Olahraga, Fakultas Ilmu Olahraga (FIO), Universitas Negeri Surabaya (UNESA) kepada Guru PJOK SMP se-Kabupaten Lamongan dalam pelatihan yang diselenggarakan di Lamongan pada 10 -11 Agustus 2022 lalu
Pelatihan tersebut diselenggarakan Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Jurusan Pendidikan Olahraga yaitu Sasminta Christina Yuli Hartati, Bernard Djawa, Sri Wicahyani dan Bayu Budi Prakoso. Kegiatan terdiri dari Sesi Materi dan Praktik.

Pada sesi materi tim PKM menyampaikan seputar kedudukan permainan kecil dalam pembelajaran PJOK, contoh beberapa Kompetensi Dasar (KD) dalam Silabus PJOK yang dapat dikembangkan dengan berbagai bentuk permainan kecil, dan materi cara-peraturan beberapa permainan.
Selanjutnya pada Sesi Praktik, peserta sama-sama belajar menerapkan permainan dalam pembelajaran.

Permainan yang dipilih yaitu Hitam Hijau Dua Versi, Bersatu Kita Teguh Bercerai Kita Jatuh, Lempar Kejar Bola, Tongkat Berjalan, Pulau Impian, Kotak Pintar, Tee Ball, dan Slag Ball.

Sasminta Christina Yuli Hartati mengatakan, pelatihan ini dimaksudkan untuk mengenalkan berbagai bentuk permainan sebagai upaya Alternatif pengembangan materi ajar dari Kompetensi Dasar (KD) keterampilan gerak dasar Motorik pada pembelajaran PJOK. Selain itu agar Guru PJOK memahami Konsep Dasar, manfaat dan Penerapan Permainan dalam Praktik pembelajaran PJOK.

“Juga sebagai penguatan akan nilai-nilai karakter dalam setiap bentuk permainan kecil yang akan diberikan, karena Guru PJOK sebagai pengelola Akademik pada Mata Pelajaran PJOK. Kemudian ini sebagai perkenalan permainan sebagai materi ajar atau sebagai bagian dari pengganti pemanasan,“ ucapnya.
Dia menambahkan, pelajaran Olahraga harus dikemas dengan cara yang Efektif dan menarik.

Bermain adalah Aktivitas yang dilakukan secara Sukarela tanpa paksaan dan ada unsur kegembiraan pada saat bermain. “Sekolah sebagai penyelenggara Pendidikan dan Guru PJOK sebagai mata pelajaran harus mampu mengemas berbagai Materi bermuatan Kognitif, Afektif dan Psikomotorik,“ ucapnya.

Kegiatan ini dihadiri Jajaran Bidang Pendidikan SMP, Dinas Pendidikan Lamongan, Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) PJOK Lamongan. Ketua MGMP PJOK Abdul Munif menyampaikan terima kasih atas penyelenggaraan pelatihan tersebut.

“Guru dituntut Kreatif dalam membelajarkan siswa terutama bagaimana materi cepat dikuasai Peserta Didik lewat Strategi pembelajaran yang menyenangkan, salah satunya lewat permainan,” ucapnya. ( Gus)

Comments
Loading...

This site is protected by wp-copyrightpro.com