Piala Wali Kota Sepak Takraw 2026 Resmi Ditutup, KONI Surabaya Matangkan Persiapan Porprov 2027

Kejuaraan sepak takraw Piala Wali Kota Surabaya 2026 resmi ditutup pada Sabtu (23/5/2026) sore. KONI Surabaya memastikan pelaksanaan Piala Wali Kota cabang olahraga sepak takraw berlangsung sukses dan sesuai target. Kegiatan yang digelar 21-23 Mei 2026 di Gelanggang Remaja, Surabaya pun dinilai berlangsung sukses dari sisi penyelenggaraan dan prestasi, karena tak hanya besarnya antusiasme peserta, tapi juga keberhasilan ajang ini melahirkan bibit atlet potensial yang diproyeksikan untuk Porprov Jawa Timur 2027.

Sekretaris Umum KONI Surabaya, Randika Asiani Wijaya, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan. Penutupan turnamen turut dihadiri para pemangku kepentingan olahraga di Surabaya.

“Alhamdulillah penutupan Piala Wali Kota cabang olahraga sepak takraw berjalan dengan baik. Kegiatan selama tiga hari mulai Kamis, Jumat, dan Sabtu berjalan sesuai jadwal dan aturan yang sudah ditentukan,” ujar Randika.

Turnamen ini diikuti total 125 peserta dari 25 tim sepak takraw se-Kota Surabaya. Antusiasme peserta dinilai menjadi sinyal positif perkembangan cabang olahraga sepak takraw di Kota Pahlawan.

Menurut Randika, ajang Piala Wali Kota tidak hanya menjadi kompetisi tahunan, tetapi juga bagian dari proses pembinaan atlet muda. Ia berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan atlet-atlet baru yang nantinya dapat memperkuat Surabaya pada ajang Porprov Jawa Timur 2027.

“Harapannya dari kegiatan Piala Wali Kota ini akan tumbuh bibit-bibit baru atlet sepak takraw Surabaya untuk mempersiapkan Porprov 2027,” katanya. Randika pun menilai, banyak atlet muda potensial yang lahir dari ajang ini.

KONI Surabaya sendiri menargetkan perolehan 250 medali emas pada Porprov 2027 mendatang. Karena itu, pembinaan atlet sejak dini menjadi fokus utama, termasuk melalui kompetisi berjenjang seperti Piala Wali Kota.

Selain itu, Randika mengungkapkan bahwa pembinaan akan terus berlanjut melalui agenda “Road to Porprov” yang dijadwalkan berlangsung pada September hingga Oktober mendatang. Program tersebut akan menjadi sarana seleksi dan pemantauan atlet yang diproyeksikan masuk tim Puslatcab KONI Surabaya, khususnya cabang olahraga sepak takraw.

“Kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini. Nanti pada September dan Oktober akan ada Road to Porprov sebagai sarana menyaring atlet-atlet yang benar-benar siap masuk tim Puslatcab KONI Kota Surabaya,” jelasnya.

Melalui rangkaian pembinaan tersebut, KONI Surabaya berharap cabang olahraga sepak takraw mampu memberikan kontribusi medali emas untuk Surabaya pada Porprov Jawa Timur 2027.