SIDOARJO – H. Abdul Salam kembali mendapat mandat untuk memimpin Pengurus Provinsi (Pengprov) Perguruan Karate Shindoka Jawa Timur periode 2026-2031. Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) Shindoka Jatim yang berlangsung di Sidoarjo, Minggu (21/6/2026).
Proses pemilihan berlangsung lancar dan diikuti 21 peserta yang mewakili tujuh pengurus cabang (pengcab) di Jawa Timur. Satu cabang, yakni Kota Batu, tercatat tidak hadir dalam forum tersebut.
Panitia Musprov, Sutanto, menjelaskan peserta yang hadir berasal dari Kota Probolinggo, Kota Pasuruan, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Sidoarjo, Kota Surabaya, Kota Mojokerto, dan Kabupaten Mojokerto.
“Seluruh peserta yang hadir sepakat memberikan dukungan kepada Abdul Salam untuk kembali memimpin Shindoka Jawa Timur,” ujarnya di Surabaya, Selasa (23/6/2026).
Menurut Sutanto, penyelenggaraan Musprov kali ini terlaksana berkat dukungan pendanaan secara swadaya yang berasal dari anggota serta para donatur.
Usai terpilih, Abdul Salam menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya. Ia berkomitmen membawa organisasi menjadi lebih tertib dan profesional selama lima tahun ke depan.
Fokus utama kepengurusan periode 2026-2031, kata dia, adalah peningkatan prestasi atlet sekaligus pembenahan tata kelola organisasi, terutama pada aspek administrasi dan keuangan.
“Kami ingin organisasi ini semakin tertata, transparan, dan mampu menghasilkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama Jawa Timur maupun Shindoka di tingkat nasional,” katanya.
Abdul Salam mengakui bahwa pada periode sebelumnya, yakni 2021-2026, organisasi sempat menghadapi sejumlah persoalan internal yang berdampak terhadap jalannya roda organisasi. Situasi tersebut bahkan mendorong Pengurus Besar (PB) Shindoka mengambil keputusan tegas dengan memberhentikan 19 anggota senior Shindoka Jawa Timur.
Meski demikian, ia memastikan kondisi organisasi kini telah kembali kondusif dan siap melangkah ke depan dengan fokus pada pembinaan atlet.
Menurut Abdul Salam, seluruh potensi organisasi akan diarahkan untuk meningkatkan kualitas pembinaan serta mempersiapkan atlet menghadapi berbagai agenda kompetisi nasional.
“Alhamdulillah kondisi saat ini sudah kondusif. Fokus kami adalah meningkatkan prestasi atlet, termasuk persiapan menghadapi Kejuaraan Nasional Shindoka yang akan berlangsung pada 6-8 Agustus 2026 di GOR Ciracas, Jakarta,” ujarnya.
Dengan kepemimpinan yang kembali dipercayakan kepadanya, Abdul Salam berharap Shindoka Jawa Timur mampu memperkuat soliditas organisasi sekaligus mencetak prestasi yang lebih baik pada masa mendatang.
