Membangun Generasi Sehat Jawa Timur, Khofifah Terima Audiensi PERSAGI Bersama Kadindik Aries Agung Paewai

Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui kolaborasi bidang pendidikan dan kesehatan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui audiensi silaturahmi antara Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dengan Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) yang turut didampingi Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, di Kantor Gubernur Jawa Timur, Surabaya, Rabu (25/6/2026).

Pertemuan tersebut menjadi ruang diskusi strategis untuk memperkuat kerja sama antara pemerintah daerah, tenaga pendidik, dan para ahli gizi dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan peserta didik. Kolaborasi ini diharapkan mampu melahirkan generasi Jawa Timur yang sehat, cerdas, produktif, serta memiliki daya saing tinggi di masa depan.

Dalam audiensi tersebut, berbagai program yang berkaitan dengan peningkatan status gizi, edukasi pola hidup sehat, hingga penguatan layanan kesehatan di lingkungan sekolah menjadi topik pembahasan. Sinergi antara sektor pendidikan dan kesehatan dinilai menjadi fondasi penting dalam menciptakan ekosistem belajar yang mampu mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia harus dilakukan secara menyeluruh dengan memperhatikan aspek pendidikan sekaligus kesehatan.

“Pendidikan yang berkualitas harus berjalan seiring dengan kesehatan peserta didik yang baik. Karena itu, sinergi bersama PERSAGI menjadi langkah penting untuk memperkuat berbagai program yang mendukung tumbuh kembang anak-anak Jawa Timur agar menjadi generasi yang sehat, unggul, dan berdaya saing,” ujar Khofifah.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor akan semakin mempercepat pencapaian berbagai target pembangunan manusia di Jawa Timur, termasuk dalam upaya menurunkan angka stunting, meningkatkan literasi gizi, serta membangun budaya hidup sehat sejak usia sekolah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menyampaikan bahwa Dinas Pendidikan siap memperkuat implementasi berbagai program kesehatan di lingkungan satuan pendidikan melalui kolaborasi yang berkelanjutan bersama para pemangku kepentingan.

“Sekolah tidak hanya menjadi tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga ruang membentuk karakter, kebiasaan hidup sehat, dan kualitas generasi masa depan. Karena itu, sinergi dengan PERSAGI menjadi bagian penting dalam menghadirkan layanan pendidikan yang memperhatikan kesehatan dan tumbuh kembang peserta didik secara menyeluruh,” kata Aries.

Ia menambahkan, berbagai program edukasi gizi, pembiasaan pola hidup bersih dan sehat, serta penguatan koordinasi dengan tenaga kesehatan akan terus didorong agar mampu menjangkau seluruh satuan pendidikan di Jawa Timur.

Audiensi tersebut mencerminkan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menghadirkan layanan publik yang terintegrasi antara pendidikan dan kesehatan. Dengan dukungan organisasi profesi seperti PERSAGI, diharapkan lahir berbagai inovasi yang mampu meningkatkan kualitas kesehatan peserta didik sekaligus memperkuat pembangunan sumber daya manusia menuju terwujudnya Generasi Emas Indonesia 2045.

Kolaborasi ini juga menjadi langkah nyata dalam memastikan setiap anak di Jawa Timur memperoleh kesempatan tumbuh, belajar, dan berkembang secara optimal melalui ekosistem pendidikan yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan.