JAKARTA – Kontingen Woodball Jawa Timur kembali menegaskan dominasinya di tingkat nasional dengan meraih gelar juara umum pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Woodball 2026 yang berlangsung di Jakarta, 4–10 Juli 2026.
Keberhasilan tersebut diraih setelah Jawa Timur mengumpulkan total 23 medali yang terdiri atas 10 medali emas, 8 perak, dan 5 perunggu. Raihan itu mengantarkan Jatim berada di posisi teratas klasemen akhir, mengungguli Jawa Tengah, Banten, Bali, dan DKI Jakarta.
Ketua Pengurus Provinsi Ikatan Woodball Indonesia (IWbA) Jawa Timur, Moh Ali Kuncoro, mengatakan capaian tersebut merupakan buah dari proses pembinaan atlet yang dilakukan secara konsisten dan berkesinambungan.
“Prestasi ini bukan sebuah kebetulan, melainkan hasil dari persiapan yang matang dan pembinaan atlet yang dilakukan secara berkelanjutan,” ujar Ali Kuncoro, Sabtu (11/7).
Di bawah Jatim, Jawa Tengah menempati peringkat kedua dengan koleksi 7 emas, 9 perak, dan 10 perunggu. Posisi ketiga ditempati Banten yang meraih 3 emas, disusul Bali dengan 2 emas, 2 perak, dan 4 perunggu. Sementara DKI Jakarta berada di urutan kelima setelah mengoleksi 2 emas, 2 perak, dan 1 perunggu.
Pada Kejurnas tahun ini, Pengprov IWbA Jawa Timur mengirimkan total 67 personel yang terdiri dari 60 atlet, tiga pelatih, dan empat ofisial. Seluruh kontingen berasal dari 15 kabupaten/kota di Jawa Timur dengan target utama membawa pulang gelar juara umum.
Target tersebut berhasil diwujudkan melalui penampilan konsisten para atlet di berbagai nomor pertandingan. Hasil ini sekaligus mempertegas efektivitas sistem pembinaan yang dijalankan Pengprov IWbA Jawa Timur dalam menyiapkan atlet berprestasi.
Ali Kuncoro menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, ofisial, pemerintah daerah, serta masyarakat Jawa Timur yang telah memberikan dukungan selama pelaksanaan Kejurnas.
Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, serta semangat juang seluruh anggota kontingen.
“Keberhasilan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan prestasi serta menjaga Jatim tetap menjadi salah satu kekuatan utama Woodball Indonesia,” katanya.
Gelar juara umum Kejurnas Woodball 2026 diharapkan menjadi modal penting bagi Jawa Timur dalam menghadapi berbagai kejuaraan mendatang, sekaligus memacu lahirnya atlet-atlet baru yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional.
