Kadindik Jatim Matangkan Persiapan SPMB 2026, Fokus Perbaikan Sistem dan Pemerataan Sekolah
SURABAYA – Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Jawa Timur mematangkan persiapan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 melalui rapat kerja bersama Komisi E DPRD Jatim. Rapat yang digelar di Gedung DPRD Jatim, Surabaya, Senin (13/4/2026), difokuskan pada koordinasi final dan pemaparan teknis pelaksanaan SPMB untuk jenjang SMA, SMK, dan SLB.
Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Aries Agung Paewai, menegaskan bahwa SPMB 2026 membawa sejumlah penyempurnaan dibanding tahun sebelumnya. Perbaikan tersebut mencakup sistem pendaftaran, transparansi proses seleksi, hingga upaya pemerataan kualitas pendidikan di seluruh wilayah Jawa Timur.
“SPMB tahun ini kami siapkan dengan sejumlah transformasi, baik dari sisi sistem maupun mekanisme pelaksanaan, agar lebih transparan, akuntabel, dan mudah diakses masyarakat,” ujar Aries dalam rapat tersebut.

Dalam paparannya, Aries menjelaskan bahwa pihaknya telah mengantisipasi berbagai potensi kendala teknis, termasuk pada penggunaan aplikasi pendaftaran. Ia memastikan sistem akan dirancang lebih ramah pengguna guna meminimalkan kesalahan saat proses pendaftaran berlangsung.
Rapat kerja berlangsung dinamis dengan berbagai masukan dari anggota Komisi E DPRD Jatim. Sejumlah legislator menyoroti potensi kendala teknis serta pentingnya pemerataan kualitas sekolah agar tidak terjadi penumpukan pendaftar di sekolah-sekolah tertentu.
Menanggapi hal itu, Aries menyatakan pihaknya terbuka terhadap seluruh masukan. “Kami mencatat setiap poin penting yang disampaikan DPRD sebagai bahan evaluasi dan penyempurnaan pelaksanaan SPMB 2026,” tegasnya.

Selain itu, Dindik Jatim juga berkomitmen untuk mengintensifkan sosialisasi kepada masyarakat. Informasi terkait jadwal, jalur pendaftaran, serta tata cara SPMB akan disebarluaskan melalui berbagai kanal media.
“Kami akan memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang jelas dan lengkap, sehingga siap mengikuti seluruh tahapan pendaftaran,” tambah Aries.
Dengan berbagai persiapan tersebut, Dindik Jatim optimistis pelaksanaan SPMB 2026 dapat berjalan lebih baik, transparan, dan memberikan akses pendidikan yang merata bagi seluruh calon peserta didik di Jawa Timur.
