IMI Pastikan Pembangunan Sirkuit Grasstrack dan Rehabilitasi Venue Motocross GBT Demi Porprov Jatim X 2027 di Surabaya
Surabaya – Komitmen Surabaya menuju kota olahraga berstandar regional terus diperkuat. Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Surabaya bersama IMI Jawa Timur memastikan pembangunan lintasan grasstrack serta rehabilitasi sirkuit motocross di kawasan Gelora Bung Tomo (GBT) akan segera direalisasikan. Fasilitas tersebut diproyeksikan menjadi venue resmi cabang olahraga balap motor pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Jawa Timur 2027.
Ketua IMI Kota Surabaya, Samsurin, mengungkapkan bahwa lintasan yang disiapkan merupakan sirkuit balap tanah dengan spesifikasi teknis lengkap. Trek akan dirancang dengan berbagai rintangan khas, mulai dari tanjakan ekstrem, tikungan tajam, lintasan berlumpur, hingga gundukan lompatan yang menuntut kemampuan fisik dan teknik tinggi para pembalap.
“Motocross dan grasstrack bukan hanya soal kecepatan, tapi juga kekuatan, daya tahan, dan skill. Karena itu desain lintasan dibuat sesuai standar kompetisi,” ujar Samsurin, Rabu (7/1/2026).
Ia menegaskan, pembangunan sirkuit ini merupakan bagian dari persiapan jangka panjang menghadapi Porprov 2027. IMI Jatim dan IMI Surabaya, lanjutnya, telah menyusun perencanaan matang mulai dari set plan, gambar teknis, hingga koordinasi intensif dengan Pemerintah Kota Surabaya.
“Kami sudah beberapa kali rapat dengan Pemkot Surabaya, termasuk Asisten Administrasi Pembangunan. Semua tahapan perencanaan sudah siap,” jelasnya.
Keberadaan lintasan grasstrack dan motocross di GBT dinilai akan menjadi momentum penting bagi perkembangan olahraga otomotif di Kota Pahlawan. Selain sebagai arena kejuaraan resmi, sirkuit ini juga akan difungsikan sebagai pusat latihan dan pembinaan atlet, sekaligus wadah positif bagi komunitas otomotif.
“Selama ini pembalap Surabaya harus berlatih ke luar kota, seperti Jetis Mojokerto. Kondisi itu jelas tidak ideal. Dengan adanya sirkuit sendiri, pembinaan atlet bisa berjalan maksimal,” tegas Samsurin.
Ia pun optimistis fasilitas baru tersebut akan berdampak langsung pada prestasi. IMI Surabaya menargetkan kebangkitan prestasi di cabang motocross, grasstrack, hingga road race pada Porprov mendatang.
“Kalau sarana latihannya ada di Surabaya, target kami jelas: juara umum cabang balap motor,” tambahnya.
Pembangunan sirkuit ini sejalan dengan visi Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang menekankan pentingnya ketersediaan fasilitas latihan bagi seluruh cabang olahraga. Pemkot Surabaya bahkan menargetkan seluruh cabor telah memiliki venue latihan representatif paling lambat 2026.
Dengan sinergi antara Pemkot Surabaya, IMI Jawa Timur, dan IMI Kota Surabaya, kawasan Gelora Bung Tomo diharapkan semakin kokoh sebagai sport center kebanggaan kota, sekaligus mengukuhkan Surabaya sebagai Kota Olahraga dengan infrastruktur lengkap dan pembinaan atlet berkelanjutan.