Khofifah Apresiasi Atlet SEA Games 2025, Jawa Timur Jadi Tulang Punggung Emas Indonesia
Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur memberikan penghargaan berupa bonus kepada atlet dan pelatih yang sukses mengharumkan nama Indonesia pada ajang SEA Games 2025 di Thailand. Bonus tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (30/1/2026).
Pada ajang olahraga dua tahunan tersebut, Jawa Timur tampil dominan sebagai salah satu penyumbang prestasi terbesar bagi kontingen Merah Putih. Dari total 134 atlet asal Jawa Timur yang berlaga, tercatat 99 medali berhasil diraih, terdiri atas 34 emas, 35 perak, dan 30 perunggu. Dengan capaian tersebut, Jawa Timur menyumbang sekitar 34 persen medali emas Indonesia di SEA Games 2025.
Skema Bonus Atlet dan Pelatih
Bonus diberikan kepada 100 atlet peraih medali, 34 atlet yang belum meraih medali, serta 27 pelatih. Besaran bonus disesuaikan dengan jenis medali dan kategori pertandingan.
Untuk nomor perorangan, atlet peraih emas menerima Rp73.125.000, perak Rp43.625.000, dan perunggu Rp24.150.000.
Sementara pada nomor beregu, besaran bonus disesuaikan dengan jumlah anggota tim. Beregu dengan dua hingga empat atlet menerima bonus emas Rp68.250.000, perak Rp39.000.000, dan perunggu Rp19.500.000. Untuk beregu beranggotakan empat hingga enam orang, bonus emas sebesar Rp63.375.000, perak Rp34.125.000, dan perunggu Rp14.625.000. Sedangkan beregu dengan lebih dari enam atlet memperoleh bonus emas Rp58.500.000, perak Rp29.250.000, dan perunggu Rp12.187.000.
Dorong Prestasi Menuju Level Dunia
Gubernur Khofifah mengapresiasi perjuangan para atlet yang telah membawa nama Indonesia bersinar di tingkat Asia Tenggara. Ia berharap prestasi tersebut tidak berhenti di SEA Games, tetapi terus berkembang hingga level yang lebih tinggi.
“Prestasi ini adalah hasil kerja keras dan dedikasi luar biasa. Saya berharap capaian ini bisa menjadi pijakan untuk bersaing di ajang yang lebih prestisius, termasuk Olimpiade,” ujar Khofifah.
Ia juga meminta Dispora dan KONI Jawa Timur terus memperkuat pembinaan atlet secara berkelanjutan agar prestasi internasional dapat terus dipertahankan.
Martina Ayu Jadi Bintang Jatim
Dalam kesempatan tersebut, Khofifah turut memberikan apresiasi khusus kepada atlet triathlon asal Magetan, Martina Ayu. Martina tercatat sebagai atlet Jawa Timur dengan perolehan medali terbanyak di SEA Games 2025, yakni lima emas dan dua perak.
Menurut Khofifah, prestasi Martina mencerminkan keberhasilan sistem pembinaan atlet di Jawa Timur yang konsisten dan terarah.
KONI Targetkan Hattrick Emas
Ketua KONI Jawa Timur Muhammad Nabil menyebut dominasi Jawa Timur merupakan hasil dari pembinaan jangka panjang. Ia menegaskan, meskipun jumlah atlet tidak terlalu besar, kontribusi medali emas Jawa Timur sangat signifikan.
“Pada SEA Games 2023 kami menyumbang sekitar 31 persen emas Indonesia, dan pada 2025 meningkat menjadi 34 persen. Ini menjadi modal penting untuk mengejar hattrick pada SEA Games berikutnya,” ujarnya.
Sementara itu, Martina Ayu menyampaikan terima kasih atas dukungan dan perhatian yang diberikan Pemprov Jawa Timur kepada para atlet.
“Dukungan ini bukan hanya soal bonus, tetapi menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus berjuang dan membawa prestasi terbaik bagi Indonesia,” kata Martina.