SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa terus mendorong penguatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia (SDM) melalui kerja sama internasional. Salah satu langkah strategis dilakukan melalui diskusi bersama jajaran King’s College London (KCL), salah satu institusi pendidikan terkemuka di dunia, di Surabaya, Kamis (19/6/2026).
Didampingi Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Jawa Timur Aries Agung Paewai, Gubernur Khofifah Indar Parawansa melakukan diskusi bersama Direktur King’s College London, Prof. Simon Tanner, serta Head of Operations KCL Singhasari, Suneeta Nathan, guna memperkuat kolaborasi pendidikan global dan meningkatkan daya saing SDM Jawa Timur di tingkat internasional.
Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperluas jejaring kerja sama internasional di bidang pendidikan. Berbagai peluang kolaborasi dibahas, mulai dari peningkatan kompetensi global peserta didik dan tenaga pendidik, pengembangan program pendidikan berbasis kebutuhan masa depan, hingga penguatan ekosistem pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan dunia kerja.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa kemajuan pendidikan membutuhkan sinergi dengan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi dan lembaga pendidikan kelas dunia.
“Kolaborasi dengan institusi pendidikan global seperti King’s College London menjadi bagian dari upaya kami untuk memperkuat kualitas pendidikan di Jawa Timur. Kami ingin membuka lebih banyak peluang bagi siswa, guru, dan tenaga kependidikan untuk mendapatkan akses terhadap praktik-praktik pendidikan terbaik di tingkat internasional,” ujar Khofifah.
Menurutnya, penguatan kerja sama internasional juga sejalan dengan visi pembangunan SDM unggul yang mampu beradaptasi dengan perubahan global serta memiliki daya saing tinggi.
Khofifah menambahkan bahwa berbagai program kolaboratif yang memungkinkan transfer pengetahuan, pengembangan kapasitas, hingga pertukaran pengalaman pendidikan perlu terus didorong agar mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan di Jawa Timur.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai menyambut positif peluang kerja sama yang dibangun bersama King’s College London. Ia menilai kolaborasi internasional menjadi salah satu strategi penting dalam mempercepat transformasi pendidikan di Jawa Timur.
“Dinas Pendidikan Jawa Timur terus berupaya menghadirkan berbagai inovasi dan kemitraan strategis untuk meningkatkan mutu pendidikan. Melalui kolaborasi dengan institusi global, kami berharap dapat memperluas akses terhadap pengembangan kompetensi, baik bagi peserta didik maupun tenaga pendidik,” kata Aries.
Ia menjelaskan, penguatan jejaring internasional juga akan membuka peluang lahirnya berbagai program yang mendukung peningkatan kualitas pembelajaran, pengembangan keterampilan abad ke-21, serta penguatan karakter peserta didik agar siap menghadapi tantangan global.
Aries menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan mitra internasional menjadi faktor penting dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan.
Melalui pertemuan tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap kolaborasi dengan King’s College London dapat terus berkembang dan menghasilkan program-program konkret yang mendukung peningkatan mutu pendidikan, pengembangan SDM unggul, serta penguatan posisi Jawa Timur sebagai salah satu pusat pendidikan yang kompetitif di Indonesia dan tingkat global.
