Kadindik Jatim Pantau Pelaksanaan OSN di SMAN 12 Surabaya, Pastikan Berjalan Lancar dan Objektif

Surabaya – Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, melakukan pemantauan langsung pelaksanaan Olimpiade Sains Nasional (OSN) di SMAN 12 Surabaya, Kamis (18/6/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan pelaksanaan kompetisi berjalan lancar, tertib, serta sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

Dalam pemantauan tersebut, Aries meninjau ruang pelaksanaan ujian berbasis komputer dan berinteraksi dengan peserta maupun panitia penyelenggara. Ia menegaskan bahwa OSN merupakan salah satu ajang strategis dalam menjaring dan mengembangkan talenta-talenta unggul di bidang akademik, khususnya sains.

“OSN bukan sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi wadah untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan daya saing peserta didik. Melalui ajang ini, kami berharap lahir generasi muda yang mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Aries Agung Paewai saat melakukan pemantauan di SMAN 12 Surabaya.

Menurut Aries, pelaksanaan OSN yang transparan dan objektif sangat penting untuk memastikan seluruh peserta mendapatkan kesempatan yang sama dalam menunjukkan kemampuan terbaiknya. Karena itu, Dinas Pendidikan Jawa Timur terus melakukan pengawasan dan pendampingan agar proses seleksi berjalan sesuai standar yang ditetapkan.

“Kami ingin memastikan pelaksanaan OSN berlangsung lancar, objektif, dan memberikan pengalaman kompetisi yang positif bagi seluruh peserta. Dengan sistem yang baik, talenta-talenta terbaik Jawa Timur dapat terjaring secara maksimal,” katanya.

Aries menambahkan, Jawa Timur selama ini dikenal sebagai salah satu provinsi dengan prestasi yang konsisten dalam berbagai ajang kompetisi akademik nasional. Oleh sebab itu, pihaknya terus mendorong sekolah untuk memberikan pembinaan yang berkelanjutan kepada peserta didik yang memiliki potensi di bidang sains dan teknologi.

“Prestasi tidak lahir secara instan. Dibutuhkan pembinaan yang terstruktur, dukungan sekolah, guru, dan orang tua agar peserta didik mampu berkembang sesuai minat dan bakatnya. OSN menjadi salah satu sarana penting untuk mengukur sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang akademik,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Aries berharap peserta didik yang mengikuti OSN dapat menjadikan kompetisi ini sebagai momentum untuk mengasah kemampuan dan memperluas wawasan. Ia menekankan bahwa semangat belajar dan proses pengembangan diri memiliki nilai yang sama pentingnya dengan pencapaian prestasi.

Pelaksanaan OSN di SMAN 12 Surabaya berlangsung dengan tertib menggunakan fasilitas teknologi informasi yang telah disiapkan sekolah. Para peserta tampak mengikuti kompetisi dengan serius dan penuh antusiasme.

Melalui pemantauan ini, Dinas Pendidikan Jawa Timur berkomitmen memastikan penyelenggaraan OSN berjalan sesuai prinsip profesionalitas, integritas, dan akuntabilitas. Diharapkan, ajang ini dapat melahirkan lebih banyak talenta berprestasi yang mampu mengharumkan nama Jawa Timur serta Indonesia di berbagai kompetisi sains tingkat nasional maupun internasional.