Browsing Category
Senator
Turut Gerakkan Ekonomi, Ketua DPD RI Apresiasi Kehadiran Pasar Syariah di Probolinggo
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menyambut positif peluncuran Pasar Rakyat Syariah di Pasar Kronong, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, Jawa Timur.
Ketua DPD RI Tegaskan Perbaikan Bangsa Harus Dilakukan dari Hulu Lewat Amandemen
Oleh karena itu, DPD RI terus menggulirkan Amandemen Konstitusi perubahan ke-5 sebagai momentum untuk melakukan perbaikan.
Ketua DPD RI Nilai Presidential Threshold Jadi Pemicu Konflik di Masyarakat Akibat Polarisasi
Penilaian itu disampaikan LaNyalla saat menjadi Keynote Speech Pesantren Virtual Bhineka Tunggal Ika Untuk Persaudaraan dan Perdamaian yang diselenggarakan Poros Sahabat Nusantara (POSNU).
LaNyalla Pastikan Satu Demi Satu 7 Titah Raja dan Sultan Nusantara akan Diperjuangkan
7 Titah tersebut disampaikan LaNyalla saat berkunjung ke Kerajaan Kadriyah, Kalimantan Barat, Minggu (31/10/2021).
Kesultanan Kadriyah Pontianak Resmikan Gelar Datuk I Puatta untuk LaNyalla
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menjadi salah satu penerima gelar kebangsawanan dalam upacara resmi yang dilaksanakan Kesultanan Kadriyah Pontianak.
Ketua DPD RI: Pemkab Harus Memperhatikan Aset Kerajaan Mempawah
Kerajaan Mempawah memiliki sejumlah aset dengan nilai historis tinggi.
Ketua DPD RI: Undang-Undang Dasar Beri Ruang Capres dari Non Parpol
LaNyalla menjelaskan, sebelum Amandemen, naskah asli Undang-Undang Dasar 1945 telah memberi ruang kepada Utusan Daerah dan Utusan Golongan untuk mengajukan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden di dalam MPR.
Ketua DPD RI Sayangkan Ketidakhadiran Bupati pada Acara Adat dan Budaya Kerajaan Mempawah
Padahal, LaNyalla menilai kehadiran bupati dalam kegiatan-kegiatan seperti itu sangat penting. Terlebih, di tengah kabar yang menyebut hubungan antara bupati dan pihak kerajaan sedang tidak harmonis.
LaNyalla Sebut Sistem Tata Negara Indonesia Tak Sesuai DNA Bangsa
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menilai sistem tata negara di Indonesia, sudah tidak sesuai dengan DNA sejarah lahirnya bangsa.
LaNyalla Sandang Gelar Pangeran Wira Nakha Laksana dari Kerajaan Mempawah
Penganugerahan gelar dilakukan di Balairung Istana Amantubillah Mempawah dan dibacakan oleh Daeng Datu Ridwan MY.
