Grand Final Duta Siswa Indonesia 2026 Resmi Ditutup, Kadindik Jawa Timur Tegaskan Dukungan Generasi Berkarakter
171 Siswa Ikuti Ajang Bergengsi Nasional Duta Siswa Indonesia tahun 2026
Surabaya, 1 Februari 2026 — Mewakili Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur (Kadindik Jatim), Aries Agung Paewai menutup Grand Final Duta Siswa Indonesia 2026. Ajang bergengsi nasional ini menghadirkan 171 pelajar terbaik dari seluruh Nusantara dalam penguatan karakter, kepemimpinan, dan prestasi generasi muda Indonesia.
Dalam sambutannya, Kadindik Jatim menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini yang mengusung tema “Berprestasi untuk Membangun Negeri.” Tema tersebut menjadi pengingat bahwa prestasi bukan hanya sekadar gelar, tetapi kontribusi nyata bagi masyarakat dan masa depan bangsa.

Acara penutupan berlangsung khidmat dengan kehadiran para tokoh pendidikan sepertiKetua Duta Siswa Indonesia, Anggita Wulan Sari Nasution; Ketua Yayasan Lingkar Inspirasi Bangsa, Ahmad Zakí Mubarak; Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur, Dr. Puji Retno Hardiningtyas; Sekretaris Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kota Surabaya, Dr. Mamik Suparni.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Duta Siswa Indonesia, Anggita Wulan Sari Nasution, menegaskan perjalanan para finalis menuju ajang nasional ini merupakan proses panjang dan terstruktur, yang disusun untuk memastikan setiap peserta memiliki karakter unggul, kepemimpinan kuat, serta jiwa pengabdian sosial. Tahapan tersebut meliputi Seleksi Administrasi dan Kompetensi Akademik, Pembinaan Karakter & Penguatan Kepemimpinan, Wawasan Kebangsaan dan Moderasi Berpikir, Pengabdian Sosial dan Aksi Nyata
“Pada Grand Final tahun ini, para finalis berkompetisi pada empat kategori utama, yaitu Duta Siswa Indonesia Berbakat 2026, Duta Siswa Indonesia Favorite 2026, Duta Siswa Indonesia Kreatif 2026, Top 6 Duta Siswa Indonesia 2026,”sebut Anggita.
Keempat kategori tersebut, lanjut dia, menjadi ruang apresiasi bagi finalis dengan keunggulan spesifik, mulai dari kreativitas, kemampuan interpersonal, talenta seni, hingga kecakapan kepemimpinan.
Anggita juga menambahkan setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, Ketua Duta Siswa Indonesia menegaskan bahwa proses panjang ini telah membentuk ketangguhan mental, kedisiplinan, serta karakter kepemimpinan yang matang.
“Dari proses panjang inilah lahir duta-duta muda yang siap memberi dampak,” ujarnya.
Sementara itu, Kadindik Aries menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang selalu menghadirkan pendidikan dengan membentuk manusia seutuhnya, berkarakter, cerdas, kolaboratif, dan siap memikul tanggung jawab kebangsaan.
“Sebagai tuan rumah,
Jawa Timur memastikan bahwa penyelenggaraan Duta Siswa Indonesia 2026 menjadi wadah lahirnya generasi muda yang inspiratif dan berdampak,” tegas Aries.
Kepada seluruh peserta ia berpesa agar pendidikan harus memberi dampak nyata, Prestasi harus berkelanjutan, dan Kepemimpinan harus berakar pada nilai-nilai kebangsaan.
Dengan resmi ditutupnya Grand Final Duta Siswa Indonesia 2026, para finalis diharapkan mampu menjadi teladan, menghadirkan solusi, serta membawa nama baik generasi bangsa di manapun mereka berkiprah.