Kadindik Jatim Dampingi Menko Zulkifli Hasan Resmikan Program SIKAP di SMK NU Sunan Ampel Malang
Malang — Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional dari lingkungan pendidikan terus digencarkan. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur (Kadindik Jatim) Aries Agung Paewai mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, dalam kegiatan sosialisasi sekaligus peresmian Program SIKAP (Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan) di SMK NU Sunan Ampel Malang, Selasa (24/2/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kota Malang ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mendukung agenda ketahanan pangan nasional berbasis pendidikan. Program SIKAP diinisiasi Pemprov Jatim sebagai inovasi strategis yang mengintegrasikan pembelajaran dengan praktik langsung ketahanan pangan di lingkungan sekolah.

Dalam sambutannya, Menko Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan apresiasi atas implementasi Program SIKAP yang dinilai mampu menjadi model penguatan ketahanan pangan dari bangku sekolah. Menurutnya, keterlibatan peserta didik secara langsung dalam praktik pertanian, pengolahan pangan, dan kewirausahaan merupakan langkah konkret dalam membangun kesadaran sekaligus keterampilan generasi muda.
“Program ini tidak hanya mengajarkan teori, tetapi membentuk karakter mandiri, produktif, dan peduli terhadap ketahanan pangan. Jika ini diterapkan secara masif, sekolah bisa menjadi pusat pembelajaran sekaligus solusi pangan,” ujar Zulkifli Hasan.

Kepala Dindik Jatim menjelaskan bahwa Program SIKAP dirancang untuk mendorong satuan pendidikan, khususnya SMK, agar mampu mengembangkan potensi lokal berbasis pangan. Di SMK NU Sunan Ampel Malang, program tersebut telah diwujudkan melalui kegiatan budidaya tanaman, pengelolaan hasil pangan, hingga praktik kewirausahaan yang melibatkan siswa secara aktif.
“Sekolah tidak lagi hanya sebagai tempat belajar di kelas, tetapi menjadi laboratorium kehidupan. Anak-anak belajar produksi, distribusi, hingga nilai ekonomi pangan secara nyata,” ungkapnya.

Acara tersebut juga diisi dengan dialog interaktif antara Menko Pangan dan perwakilan siswa. Salah satu siswa menyampaikan pengalaman mengikuti Program SIKAP yang dinilai mampu meningkatkan keterampilan praktis serta membuka wawasan tentang peluang usaha di bidang pangan.
Sebagai penanda peresmian, Menko Pangan Zulkifli Hasan melakukan penandatanganan prasasti Program SIKAP yang disaksikan oleh jajaran Dindik Jatim, tokoh pendidikan, serta civitas akademika SMK NU Sunan Ampel Malang. Momen tersebut disambut antusias oleh para siswa dan guru.
Melalui Program SIKAP, Dindik Jatim berharap sekolah-sekolah di Jawa Timur dapat menjadi garda terdepan dalam mencetak generasi yang tangguh, inovatif, dan berkontribusi nyata terhadap ketahanan pangan daerah maupun nasional. Program ini sekaligus sejalan dengan visi Jawa Timur sebagai provinsi yang berdaya saing dan berkelanjutan.